BERIKABARNEWS l WASHINGTON – Produsen otomotif asal Korea Selatan, Hyundai Motor, mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap 83.877 unit kendaraan di pasar Amerika Serikat. Recall ini dilakukan menyusul ditemukannya potensi gangguan pada tampilan panel instrumen yang dinilai dapat membahayakan keselamatan pengemudi.
Informasi tersebut disampaikan Lembaga Keselamatan Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (NHTSA) melalui laporan resmi yang dirilis pada Jumat (23/1/2026). Masalah utama bersumber dari perangkat lunak yang menyebabkan layar dasbor tidak menampilkan informasi keselamatan penting saat kendaraan digunakan.
Menurut NHTSA, kegagalan pada panel instrumen berpotensi membuat pengemudi kehilangan akses terhadap data krusial, seperti kecepatan kendaraan, indikator bahan bakar, serta berbagai lampu peringatan keselamatan.
Kondisi layar yang gelap atau tidak berfungsi dapat meningkatkan risiko kecelakaan karena pengemudi tidak dapat memantau kondisi kendaraan secara optimal.
Baca Juga : Micron Akuisisi Pabrik Chip di Taiwan Senilai US$1,8 Miliar
Sebagai langkah perbaikan, Hyundai akan melakukan pembaruan perangkat lunak Audio Video Navigation (AVN) secara gratis kepada seluruh pemilik kendaraan yang terdampak.
Pembaruan tersebut dapat dilakukan melalui sistem over-the-air (OTA) bagi kendaraan yang mendukung fitur tersebut, atau langsung melalui dealer resmi Hyundai.
“Perangkat lunak navigasi audio-video akan diperbarui melalui sistem OTA atau diperiksa dan diperbarui oleh dealer tanpa biaya,” demikian keterangan tertulis NHTSA.
Langkah recall ini menegaskan komitmen Hyundai dalam menjaga standar keselamatan kendaraan serta memastikan kenyamanan dan keamanan konsumen. Perusahaan juga mengimbau pemilik kendaraan yang terdampak untuk segera melakukan pembaruan guna menghindari potensi risiko saat berkendara.*
Sumber :
Reuters
