Inflasi Kalbar Tetap Terkendali, Pemprov Jaga Daya Beli Jelang 2026

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi secara virtual dari Kantor Gubernur Kalbar. (instagram.com/adpim.provkalbar)

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) berhasil menjaga inflasi daerah tetap terkendali dan berada di zona hijau nasional. Capaian ini menjadi modal penting untuk memastikan stabilitas harga serta daya beli masyarakat menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyampaikan hal tersebut usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara virtual bersama Kementerian Dalam Negeri, Badan Pangan Nasional (Bapanas), dan Satgas Pangan Pusat dari Kantor Gubernur Kalbar, Senin (29/12/2025).

Berdasarkan data nasional terbaru, inflasi Kalimantan Barat tercatat sebesar 2,04 persen dengan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebesar 2,01 persen. Angka ini menempatkan Kalbar sebagai salah satu provinsi dengan inflasi terendah di Indonesia, jauh lebih stabil dibandingkan sejumlah daerah lain.

“Alhamdulillah, Kalimantan Barat berada di zona hijau. Ini menunjukkan pengendalian harga berjalan baik. Kami optimistis daya beli masyarakat tetap terjaga dan kebutuhan pokok tersedia dengan harga terjangkau,” ujar Ria Norsan.

Ia menegaskan, kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam menjamin ketersediaan dan keterjangkauan pangan hingga ke tingkat rumah tangga.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus mengingatkan pemerintah daerah agar tidak bekerja secara parsial dalam pengendalian inflasi. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menjaga kelancaran distribusi dan keamanan rantai pasok pangan.

“Langkah yang dilakukan daerah tahun ini harus menjadi dasar kuat menyongsong 2026. Kolaborasi antara kepala daerah dan seluruh jajaran harus terus diperkuat,” ujarnya.

Baca Juga : Gubernur Kalbar Resmikan Indigo Brew & Bake, Perkuat Wisata Kuliner Pontianak

Sementara itu, Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional dalam kondisi aman hingga akhir tahun. Pemerintah pusat juga terus memperkuat intervensi melalui penyaluran bantuan beras 10 kilogram per bulan, Gerakan Pangan Murah (GPM), distribusi beras SPHP, serta pengawasan harga beras premium dan Minyak Kita.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Gubernur Ria Norsan menjelaskan Pemprov Kalbar telah mengambil berbagai langkah konkret di lapangan. Salah satunya dengan menggencarkan GPM di seluruh kabupaten dan kota serta melakukan pemantauan langsung ke pasar rakyat.

“Data menunjukkan harga beras di Kalbar mengalami penurunan. Kami rutin turun ke lapangan untuk memastikan tidak ada spekulasi harga dan stok pangan tetap aman,” ungkapnya.

Meski dihadapkan pada tantangan cuaca dengan curah hujan tinggi yang berpotensi memengaruhi sektor pertanian, Pemprov Kalbar berkomitmen memperkuat kerja sama dengan TNI, Polri, Bulog, dan instansi terkait. Langkah ini dilakukan agar harga pangan di tingkat konsumen tetap terkendali dan tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET), demi menjaga kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat.*

 

Sumber :

MC Kalbar/InfoPublik.id

Wagub Krisantus Apresiasi Kinerja Pemkab Kubu Raya pada HUT ke-19

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan memimpin upacara HUT ke-19 Kabupaten Kubu Raya dan menyampaikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

Wagub Krisantus: Semua yang Membangun Kalbar Adalah Putra-Putri Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mengukuhkan DPP Perkumpulan Basudara Maluku Kalbar periode 2026–2031 di Pendopo Gubernur Kalbar.

Di Raker APPSI, Ria Norsan Soroti Pentingnya Kolaborasi Antarprovinsi

BERIKABARNEWS l LOMBOK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri Raker APPSI di Lombok bersama para gubernur dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya.

Gratis! Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kantor Gubernur Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Nobar Final Piala Dunia 2026 gratis yang akan di gelar di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Pontianak.

Ria Norsan: APPSI Perkuat Kolaborasi Daerah Hadapi Tantangan Pembangunan

BERIKABARNEWS l LOMBOK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri Gala Dinner APPSI di Lombok bersama para gubernur se-Indonesia dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya.

Hadiri Munaslub APPSI, Gubernur Ria Norsan Dorong Penguatan UMKM dan Optimalisasi PAD Kalbar

BERIKABARNEWS l LOMBOK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan akan menghadiri Rapat Kerja Gubernur dan Musyawarah Nasional Luar Biasa APPSI di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

berita terkini