Kolaborasi Huawei–Seres Jadi Magnet Investor di Bursa Hong Kong

Kolaborasi Huawei dan Seres dalam pengembangan mobil listrik pintar menjadi magnet kepercayaan investor dan pendorong utama pertumbuhan pasar EV Tiongkok. (en.seres.cn)

BERIKABARNEWS l – Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, Seres Group, yang dikenal sebagai mitra strategis Huawei, resmi melantai di Bursa Efek Hong Kong (HKEX) pada Rabu (5/11/2025). Dalam debut perdananya, saham Seres Group mengalami penurunan tipis hampir 2%, meski perusahaan berhasil menghimpun dana besar mencapai US$1,84 miliar atau sekitar Rp28,9 triliun (kurs Rp15.700 per dolar AS).

Meski saham dibuka di bawah harga penawaran, minat investor yang sangat tinggi menunjukkan kuatnya kepercayaan pasar terhadap prospek bisnis Seres Group, terutama dalam sektor kendaraan listrik (EV) yang tengah tumbuh pesat.

Seres Group menawarkan 108,6 juta saham dengan harga HK$131,50 per saham, atau setara Rp268.000 per lembar. Penawaran saham ini sempat ditingkatkan selama proses bookbuilding karena permintaan pasar yang melonjak tajam. Namun, saat resmi diperdagangkan, saham Seres Group dibuka pada harga HK$128,9 (sekitar Rp263.000), melemah hampir 2% dari harga penawaran.

Koreksi kecil ini terjadi di tengah kondisi pasar yang sedang lesu, di mana indeks acuan Hang Seng Index Hong Kong juga turun 1,3% pada awal perdagangan hari itu.

Minat Investor Melesat Tinggi

Terlepas dari pelemahan harga awal, debut saham Seres Group mencatat respons luar biasa dari investor. Penawaran umum (IPO) perusahaan ini mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 133 kali untuk porsi ritel dan 9 kali untuk porsi institusional.

Lonjakan permintaan ini menegaskan besarnya antusiasme investor terhadap potensi pertumbuhan Seres Group, yang kian diperkuat oleh kolaborasi strategisnya dengan Huawei dalam pengembangan kendaraan listrik pintar (smart EV).

Baca Juga : Perkuat Layanan Instant Commerce, Alibaba Investasi Rp4,4 Triliun di Taobao

Sinergi Seres–Huawei Jadi Daya Tarik Utama

Kemitraan erat antara Seres Group dan Huawei menjadi faktor utama yang meningkatkan daya tarik perusahaan di mata investor. Melalui kerja sama ini, Seres dapat mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI), sistem operasi kendaraan pintar, dan solusi digital Huawei ke dalam lini produk mobil listriknya.

Kolaborasi teknologi tersebut memberikan Seres keunggulan kompetitif di tengah ketatnya persaingan pasar kendaraan listrik global, yang kini didominasi oleh merek seperti BYD, Tesla, dan NIO.

Meskipun saham Seres Group di Bursa Hong Kong dibuka dengan penurunan tipis, tingginya tingkat permintaan menunjukkan bahwa pasar tetap menilai sinergi teknologi Huawei–Seres sebagai nilai tambah yang kuat bagi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Seres Group sebelumnya telah terdaftar di Bursa Efek Shanghai dan dikenal dengan beberapa model unggulan seperti AITO M5 dan AITO M7, hasil kolaborasi bersama Huawei yang mendapat sambutan positif di pasar domestik Tiongkok.

Dengan pencatatan saham di Hong Kong, Seres Group kini memperluas jangkauan investornya ke level internasional dan memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri kendaraan listrik Asia. *

 

Sumber : 

Reuters

Investasi Rp1.500 Triliun Nvidia ke OpenAI Mandek, Ini Penyebabnya

BERIKABARNEWS l – Rencana investasi jumbo Nvidia ke...

logo OpenAI di tengah persaingan investasi kecerdasan buatan global

Hakim AS Isyaratkan Pembatalan Gugatan xAI vs OpenAI

BERIKABARNEWS l – Perseteruan hukum antara dua raksasa...

Hakim federal Amerika Serikat mengisyaratkan pembatalan gugatan xAI terhadap OpenAI

OpenAI Kian Perkasa, Nvidia, Amazon, dan Microsoft Siapkan Investasi Fantastis

BERIKABARNEWS l – Ekosistem kecerdasan buatan global diprediksi...

Ilustrasi - Investasi raksasa teknologi global Nvidia, Amazon, dan Microsoft ke OpenAI.

Samsung Mulai Produksi Chip HBM4 untuk Nvidia

BERIKABARNEWS l SEOUL – Samsung Electronics dikabarkan akan...

Samsung mulai produksi massal chip HBM4 untuk Nvidia Februari 2026. (Foto : News1)

Hyundai Recall 83.877 Mobil di AS akibat Gangguan Panel Instrumen

BERIKABARNEWS l WASHINGTON – Produsen otomotif asal Korea...

Panel instrumen mobil Hyundai yang mengalami gangguan sehingga memicu penarikan kembali di Amerika Serikat. (unsplash.com/@jakobowens1)

Micron Akuisisi Pabrik Chip di Taiwan Senilai US$1,8 Miliar

BERIKABARNEWS l TAIPEI – Micron Technology mengambil langkah...

Akuisisi pabrik Powerchip oleh Micron Technology di Taiwan untuk produksi DRAM dan chip AI. (micron.com)

berita terkini