BERIKABARNEWS l TELUK PAKEDAI – Pemerintah Kecamatan Teluk Pakedai menempatkan perlindungan lahan pertanian dari ancaman abrasi sebagai prioritas utama dalam rencana pembangunan daerah. Hal tersebut mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027, di mana usulan pembangunan tanggul pesisir di Desa Tanjung Bunga menjadi fokus utama.
Langkah ini dinilai mendesak mengingat kondisi geografis Desa Tanjung Bunga yang berbatasan langsung dengan laut lepas dan kerap terdampak intrusi air laut. Kondisi tersebut mengancam produktivitas lahan pertanian masyarakat yang selama ini menjadi penopang ketahanan pangan wilayah.
Camat Teluk Pakedai, Supriadi, menjelaskan bahwa dari total usulan anggaran tahun 2027 sebesar Rp351 miliar, sekitar Rp300 miliar dialokasikan khusus untuk pembangunan tanggul pesisir.
Pembangunan ini diharapkan mampu melindungi lahan sawah masyarakat sekaligus mengembalikan Teluk Pakedai sebagai lumbung padi Kabupaten Kubu Raya.
“Pembangunan tanggul pesisir di Tanjung Bunga sangat vital untuk menahan abrasi dan intrusi air laut agar lahan pertanian warga tetap produktif,” ujar Supriadi saat Musrenbang di Aula Kantor Camat Teluk Pakedai, Kamis (29/1/2026).
Sementara itu, Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, yang membuka kegiatan tersebut memaparkan capaian pembangunan infrastruktur di Teluk Pakedai sepanjang tahun 2026. Sebanyak 58 titik pembangunan jalan telah direalisasikan dengan total anggaran Rp25,3 miliar yang bersumber dari APBD dan dukungan APBN.
Meski demikian, Sukiryanto mengakui adanya tantangan fiskal yang dihadapi daerah pada tahun 2027. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mengalami pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp397 miliar, yang menjadi salah satu pemotongan terbesar di wilayah Kalimantan.
“Kondisi fiskal memang menjadi tantangan, namun pemerintah daerah tetap berupaya mengoptimalkan berbagai sumber pendanaan, termasuk Dana Alokasi Umum (DAU), agar program prioritas tetap dapat direalisasikan,” tegas Sukiryanto.
Baca Juga : Polres Kubu Raya Segel Lahan Gambut Terbakar Seluas 5 Hektare di Sungai Ambawang
Pemerataan Pembangunan dan Kebutuhan Dasar
Dari sisi legislatif, Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Zulkarnaen, menekankan pentingnya pemerataan pembangunan antarwilayah. Ia mengingatkan agar setiap desa di Kecamatan Teluk Pakedai dapat merasakan manfaat pembangunan secara adil dan bertahap.
“Pemerataan pembangunan harus menjadi perhatian bersama. Minimal setiap desa mendapatkan program jalan lingkungan agar masyarakat merasakan kehadiran pembangunan,” ujar Zulkarnaen.
Selain pembangunan tanggul pesisir, pemerintah kecamatan juga mengusulkan anggaran sekitar Rp51 miliar untuk pemenuhan sarana fisik lainnya.
Sinergi antara pengamanan pantai dan pembangunan infrastruktur jalan lingkungan diharapkan mampu mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat pesisir Teluk Pakedai secara berkelanjutan. *
