BERIKABARNEWS l – Raksasa teknologi Nvidia dikabarkan tengah melakukan pembicaraan lanjutan untuk mengakuisisi startup kecerdasan buatan asal Israel, AI21 Labs, dengan nilai kesepakatan diperkirakan mencapai $2–3 miliar (sekitar Rp46 triliun), menurut laporan harian finansial Calcalist pada Selasa (30/12/2025). Langkah ini menandai manuver besar Nvidia, yang baru-baru ini dinobatkan sebagai perusahaan paling bernilai di dunia dengan valuasi menembus $4 triliun.
Ketertarikan Nvidia terhadap AI21 Labs tidak hanya pada teknologinya, tetapi juga pada talenta langka yang dimiliki startup tersebut. Didirikan pada 2017 oleh Amnon Shashua, pendiri sekaligus CEO Mobileye, AI21 Labs memiliki sekitar 200 karyawan yang sebagian besar memiliki gelar akademik tingkat lanjut dan keahlian tinggi dalam pengembangan kecerdasan buatan generatif.
Sebelumnya, pada putaran pendanaan 2023, AI21 Labs sempat dihargai $1,4 miliar, dengan Nvidia dan Google (Alphabet) sebagai investor.
Baca Juga : Nvidia Resmi Akuisisi Saham Intel Senilai USD 5 Miliar
CEO Nvidia, Jensen Huang, menyebut Israel sebagai “rumah kedua” bagi perusahaannya. Akuisisi AI21 Labs sejalan dengan rencana ekspansi besar Nvidia di Israel, termasuk pembangunan kampus riset dan pengembangan (R&D) di Kiryat Tivon, selatan Haifa.
Kampus ini dirancang menampung hingga 10.000 karyawan di area seluas 22 hektar, dengan luas bangunan 160.000 meter persegi yang terinspirasi dari markas Nvidia di Santa Clara, California. Proyek ini ditargetkan mulai dibangun pada 2027 dan siap dihuni pada 2031.
Langkah ini menunjukkan tren konsolidasi di industri AI global, di mana perusahaan besar berlomba-lomba mengamankan talenta terbaik di tengah lonjakan permintaan teknologi generatif.
Meskipun Nvidia belum memberikan komentar resmi dan AI21 Labs belum mengeluarkan pernyataan publik, sumber internal menyebutkan bahwa negosiasi telah mengalami kemajuan signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Jika kesepakatan ini terealisasi, Nvidia akan semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin global dalam ekosistem infrastruktur dan pengembangan AI, sekaligus menegaskan ambisinya dalam memperluas pengaruh di pasar teknologi internasional. *
Sumber :
Reuters
