Nvidia Resmi Akuisisi Saham Intel Senilai USD 5 Miliar

Nvidia resmi membeli saham Intel senilai USD 5 miliar pada 2025. (unsplash.com/@maria_shalabaieva)

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Raksasa teknologi Nvidia resmi menuntaskan pembelian saham Intel senilai USD 5 miliar atau setara sekitar Rp77 triliun. Transaksi strategis tersebut dikonfirmasi melalui laporan resmi perusahaan pada Senin (29/12/2025), sebagai kelanjutan dari kesepakatan yang telah diumumkan sejak September lalu.

Dalam transaksi ini, Nvidia membeli lebih dari 214,7 juta saham Intel melalui skema penempatan privat (private placement). Langkah tersebut semakin menegaskan posisi Nvidia sebagai pemain utama dalam industri semikonduktor global, khususnya di bidang chip kecerdasan buatan (AI).

Investasi besar Nvidia ini dipandang sebagai suntikan dana penting bagi Intel yang dalam beberapa tahun terakhir menghadapi tekanan finansial. Berdasarkan kesepakatan yang disepakati pada September 2025, Nvidia membayar USD 23,28 per saham untuk saham biasa Intel.

Intel sebelumnya mengalami kesulitan keuangan akibat sejumlah keputusan strategis yang kurang optimal serta ekspansi kapasitas manufaktur yang membutuhkan investasi modal besar. Kondisi tersebut menggerus cadangan kas perusahaan dan menekan kinerja keuangan dalam beberapa tahun terakhir.

Sebelum transaksi ini diselesaikan, investasi Nvidia di Intel telah melalui proses peninjauan ketat otoritas antimonopoli Amerika Serikat. Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) menyatakan telah memberikan persetujuan dan memastikan transaksi tersebut tidak melanggar aturan persaingan usaha.

Baca Juga : Rusia Targetkan PLTN di Bulan pada 2036

Pasca pengumuman resmi pada perdagangan Senin, pergerakan saham kedua perusahaan terpantau relatif stabil. Saham Nvidia tercatat turun tipis sekitar 1,3 persen pada perdagangan pra-pasar, sementara saham Intel bergerak datar tanpa perubahan signifikan.

Sebagai perusahaan dengan valuasi pasar terbesar di dunia, keputusan Nvidia menanamkan modal besar pada Intel menarik perhatian luas analis industri.

Sejumlah pengamat menilai langkah ini bukan hanya bersifat finansial, tetapi juga strategis untuk menjaga stabilitas ekosistem manufaktur chip di Amerika Serikat, di tengah persaingan global industri semikonduktor yang semakin ketat. *

 

Sumber :

Reuters

Masalah Medis di Orbit, NASA Tarik Pulang Kru ISS Lebih Awal

BERIKABARNEWS l FLORIDA – Badan Penerbangan dan Antariksa...

Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) saat beroperasi di orbit Bumi terkait evakuasi medis kru oleh NASA. (instagram.com/iss)

Nvidia Wajibkan Bayar Lunas Chip AI di China, Pesanan Tetap Membanjir

BERIKABARNEWS l – Raksasa semikonduktor Nvidia resmi memperketat...

Nvidia mewajibkan pembayaran lunas chip AI H200 untuk pelanggan di China. (Dok. NVIDIA)

Chatbot Grok X Picu Skandal Pelecehan Digital

BERIKABARNEWS l – Skandal pelecehan digital berbasis kecerdasan...

Ilustrasi chatbot Grok di platform X yang disorot terkait kasus pelecehan digital berbasis AI. (x.com)

Prancis Laporkan AI Grok ke Jaksa Terkait Konten Seksual Ilegal

BERIKABARNEWS l – Pemerintah Prancis mengambil langkah tegas...

AI Grok milik Elon Musk di platform X yang dilaporkan pemerintah Prancis terkait konten seksual ilegal. (Foto : unsplash.com/@salvadorr)

Nvidia Dikabarkan Akan Akuisisi Startup AI Israel, AI21 Labs

BERIKABARNEWS l – Raksasa teknologi Nvidia dikabarkan tengah...

CEO Nvidia Jensen Huang menghadiri konferensi teknologi terkait kecerdasan buatan. (instagram.com/nvidia)

Hyundai Terhambat Buyback Pabrik Rusia, Konflik Perang Jadi Kendala

BERIKABARNEWS l – Pabrikan otomotif asal Korea Selatan,...

Hyundai terhambat membeli kembali pabrik otomotifnya di Rusia akibat konflik Rusia-Ukraina. (unsplash.com/@stoke1863)

berita terkini