Optimalkan PAD, Pemprov Kalbar Perkuat Tata Kelola BUMD

Sekda Kalbar Harisson mewakili Gubernur saat paparan penguatan tata kelola BUMD dalam kunjungan kerja Komisi II DPR RI di Bank Kalbar. (nstagram.com/adpim.provkalbar)

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mendorong optimalisasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar mampu menjadi penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD). Komitmen tersebut ditegaskan dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI yang digelar di Aula Bank Kalbar, Kamis (22/1/2026).

Mewakili Gubernur Kalbar, Sekretaris Daerah Harisson menyampaikan bahwa kehadiran Komisi II DPR RI menjadi momentum penting untuk memperkuat pengawasan sekaligus pembinaan terhadap BUMD, sehingga pengelolaannya tetap akuntabel dan berdaya saing di tengah dinamika ekonomi nasional.

Harisson menjelaskan, transformasi BUMD sesuai amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 telah membuat perusahaan daerah di Kalbar lebih adaptif, baik dalam menjalankan fungsi bisnis maupun pelayanan publik. Hasilnya, sejumlah BUMD menunjukkan kinerja yang semakin positif, terutama Bank Kalbar yang menjadi tulang punggung kontribusi terhadap PAD.

Bank Kalbar tercatat memiliki total aset mencapai Rp27,84 triliun. Pada Tahun Buku 2024, bank daerah tersebut menyetorkan dividen sebesar Rp127,69 miliar ke kas daerah. Sementara berdasarkan laporan unaudited 2025, laba perusahaan melonjak signifikan hingga Rp522,99 miliar.

Selain Bank Kalbar, PT Jamkrida Kalbar (Perseroda) juga mencatatkan kinerja positif dengan laba unaudited 2025 sebesar Rp5,46 miliar. Laba tersebut dialokasikan sebagai laba ditahan guna memperkuat kapasitas penjaminan kredit bagi sektor usaha daerah.

Sementara itu, Perumda Aneka Usaha menunjukkan tren pertumbuhan dengan peningkatan laba dari Rp41,57 juta pada 2024 menjadi Rp151,3 juta di tahun 2025, meski masih dalam proses pengurusan sejumlah perizinan usaha.

Prinsip Good Corporate Governance Jadi Kunci

Dalam pengelolaannya, Pemprov Kalbar menegaskan tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga konsisten menerapkan prinsip Good Corporate Governance.

Penguatan tata kelola dilakukan melalui pembentukan Satuan Pengawas Intern serta penerapan kontrak kinerja yang ketat bagi direksi dan dewan pengawas.

“Penguatan BUMD adalah proses berkelanjutan. Kami sangat mengharapkan dukungan dan rekomendasi dari Komisi II DPR RI agar BUMD di Kalbar semakin sehat dan profesional,” ujar Harisson.

Baca Juga : Kinerja BUMD Kalbar Jadi Fokus Kunjungan Komisi II DPR RI

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra, menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan penyertaan modal daerah. Ia mendorong BUMD yang telah sehat secara finansial untuk membuka peluang kerja sama dengan investor eksternal guna meningkatkan nilai tambah dan dividen bagi daerah.

Sejalan dengan itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Komjen Pol (Purn) Akhmad Wiyagus menegaskan peran strategis BUMD dalam mendukung target nasional, termasuk pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen dan pengendalian inflasi.

“BUMD harus sehat secara keuangan dan produktif dalam menghasilkan PAD. Kami mengapresiasi langkah Pemprov Kalbar yang terus menata BUMD secara profesional,” ungkapnya.

Sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian fiskal daerah serta memastikan manfaat BUMD benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kalbar. *

 

Sumber :

MC Kalbar

Tiba di Tanah Air, Gubernur Ria Norsan Sambut Jemaah Haji Kalbar di Batam

BERIKABARNEWS l BATAM – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyambut kedatangan kloter pertama jemaah haji Kalbar di Asrama Haji Embarkasi Batam.

Wagub Krisantus Dorong Strategi Baru Genjot PAD Lewat SIKADA

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan memimpin FGD SIKADA untuk membahas strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Pontianak.

Gubernur Ria Norsan Ungkap Pendapatan APBD Kalbar 2025 Melebihi Target

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan laporan pertanggungjawaban APBD 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kalbar di Pontianak.

Pemprov Kalbar Gandeng AMSI Tingkatkan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Sekda Kalbar Harisson membuka kegiatan sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan AMSI Kalbar untuk meningkatkan kepesertaan jaminan sosial pekerja.

Gubernur Ria Norsan Lepas Kontingen Pesparawi Nasional XIV, Siap Harumkan Nama Daerah di Papua Barat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan melepas Kontingen Pesparawi Kalbar yang akan mengikuti Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Papua Barat.

Gubernur Ria Norsan Tinjau PLB Temajuk, Perbatasan Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru

BERIKABARNEWS l TEMAJUK – Kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia di...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meninjau kesiapan Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk di Kabupaten Sambas menjelang reaktivasi 2026.

berita terkini