BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Aktivitas pusat kuliner di Jalan Sungai Raya Dalam mendadak lumpuh setelah pemilik Toko Ban GT Radial Daia Motor II menutup lahan secara sepihak. Belasan pedagang UMKM terpaksa pindah mendadak ke halaman depan Masjid Darunnajah.
Lokasi yang biasanya ramai dengan lapak kuliner kini tertutup rapat, mengejutkan warga sekitar dan ramai diperbincangkan di media sosial. Kepindahan para pedagang ini terjadi karena pemilik toko tidak lagi mengizinkan area halamannya digunakan untuk berjualan.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, meninjau langsung lokasi eks pusat kuliner dan menegaskan sikap tegasnya terhadap tindakan semena-mena tersebut. Ia menyampaikan keprihatinan melalui media sosial, menyoroti pengabaian pengusaha terhadap keberlangsungan ekonomi rakyat kecil.
“Pemerintah menerima sikap semena-mena dari pemilik toko ini, tetapi kebaikan terhadap rakyat harus sejalan dengan kebijakan yang diberikan,” tulis Sujiwo.
Ia menegaskan bahwa di tengah pemulihan ekonomi pascabencana, sikap tidak kooperatif dari pengusaha besar terhadap UMKM sangat tidak bijaksana.
Baca Juga : Pemkab Kubu Raya Siapkan Pusat Kuliner Kalbar dan Ikon Daerah Baru
Bupati Sujiwo juga memberikan peringatan tegas bahwa pemerintah daerah berwenang meninjau ulang izin usaha maupun kebijakan terkait pelaku usaha yang tidak peduli terhadap masyarakat.
“Jika kalian pelit terhadap rakyat, jangan salahkan jika kami bersikap serupa terhadap kebijakan usaha kalian,” ujarnya.
Para pedagang kini mencoba memulai kembali aktivitas di depan Masjid Darunnajah. Meski dalam kondisi darurat, mereka berharap lokasi baru ini membawa keberkahan dan peluang baru.
Pemerintah daerah melalui dinas terkait juga tengah mencari solusi permanen agar UMKM di Sungai Raya Dalam memiliki lahan jualan yang stabil, legal, dan terlindungi dari intervensi pihak yang merugikan ekonomi kerakyatan. *
Sumber :
Facebook/@sujiwokuburaya
