Target Kepesertaan 61 Persen, Pemprov Kalbar Perkuat Sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan

Gubernur Kalbar Ria Norsan menerima kunjungan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Regional Kalimantan di Pontianak. (instagram.com/adpim.provkalbar)

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat perlindungan tenaga kerja melalui peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Pada 2026, Pemprov Kalbar menargetkan cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan mencapai 61 persen, naik signifikan dari posisi saat ini yang berada di angka 37 persen.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kalbar Ria Norsan saat menerima kunjungan kerja Kepala BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Regional se-Kalimantan, Ady Hendratta, di Ruang Kerja Gubernur, Rabu (24/12/2025). Menurut Gubernur, target tersebut sejalan dengan amanat Peraturan Daerah yang mengatur perlindungan tenaga kerja di Kalbar.

Ria Norsan menegaskan, peningkatan kepesertaan akan didorong melalui koordinasi intensif dengan pemerintah kabupaten dan kota. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya universal coverage atau perlindungan menyeluruh bagi pekerja, baik di sektor formal maupun informal.

Dalam pertemuan tersebut, perhatian khusus juga diberikan pada perlindungan pekerja jasa konstruksi. Mengacu pada arahan Kementerian Dalam Negeri, setiap proyek pembangunan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota diwajibkan terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Pemerintah daerah akan memastikan kebijakan tersebut dijalankan melalui instruksi resmi dan pengawasan di lapangan.

“Kami ingin memastikan setiap pekerja proyek terlindungi dari risiko kerja. Karena itu, koordinasi dengan bupati dan wali kota akan terus diperkuat agar kebijakan ini berjalan optimal,” ujar Gubernur.

Baca Juga : Lahan 24 Hektare Disiapkan, Sekolah Unggul Garuda Dibangun di Mempawah

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Regional Kalimantan, Ady Hendratta, mengapresiasi komitmen Pemprov Kalbar dalam mendukung perluasan jaminan sosial ketenagakerjaan. Ia menilai peran aktif kepala daerah menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kesejahteraan dan rasa aman para pekerja.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan, perlindungan tenaga kerja di Kalimantan Barat diharapkan semakin merata dan berkontribusi positif terhadap produktivitas serta pertumbuhan ekonomi daerah. *

 

Sumber

MC Kalbar/InfoPublik.id

Menko Polkam Ajak Warga Kalbar Jaga Persatuan dan Lawan Hoaks

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Menteri Koordinator Bidang Politik...

Menko Polkam Djamari Chaniago saat silaturahmi dengan tokoh masyarakat di Mapolda Kalbar.

Wagub Kalbar: Pelabuhan Kijing Jadi Kunci Dongkrak Ekonomi Mempawah

BERIKABARNEWS l MEMPAWAH – Wakil Gubernur Kalimantan Barat,...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan saat Musrenbang di Mempawah

Gubernur Ria Norsan Sampaikan Duka, Doa Mengiringi Korban Heli PK-CFX

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Suasana duka menyelimuti RS...

Gubernur Ria Norsan menyampaikan duka atas korban heli PK-CFX di RS Bhayangkara Pontianak.

Menteri LH: Kemarau 2026 Terparah 30 Tahun, Kalbar Diminta Siaga

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah pusat mengingatkan...

Menteri BPLH Hanif Faisol Nurofiq saat meninjau kesiapsiagaan karhutla Kubu Raya ke Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, Kamis (16/4/2026).

Meriah! Jhon LBF hingga Daud Jordan Adu Strategi di Kejurprov Domino Kalbar 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Domino...

Suasana pembukaan Kejurprov Domino Kalbar 2026 di 5cm Coffee & Eatery Untan Pontianak.

Menko Polkam dan Ria Norsan Tinjau Dapur MBG Pontianak, Pastikan Kualitas Terjaga

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah pusat dan daerah...

Menko Polkam dan Ria Norsan meninjau dapur Makan Bergizi Gratis di Pontianak

berita terkini