BERIKABARNEWS l JAKARTA – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri pengukuhan pengurus Ikatan Keluarga Besar Kalimantan Barat (IKKB) di Jakarta, Minggu (3/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan menjadi ajang silaturahmi warga Kalbar yang merantau di ibu kota.
Pengukuhan IKKB ini tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan dan sinergi antara perantau dengan daerah asal.
Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi sekaligus wadah kontribusi nyata bagi pembangunan di Kalimantan Barat.
Baca Juga : Gandeng Juara MasterChef 13, Erlina Bawa Pangan Lokal Kalbar ke Dunia
Dalam kesempatan tersebut, Ria Norsan mengajak seluruh warga Kalbar di perantauan untuk ikut berperan aktif mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, perantau memiliki posisi strategis karena dapat menjadi penghubung informasi, jaringan, dan gagasan yang bermanfaat bagi kemajuan daerah.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka terhadap kolaborasi dengan masyarakat Kalbar di luar daerah, khususnya dalam memperkuat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Saya berharap kebersamaan ini tidak hanya berhenti pada seremonial, tetapi benar-benar menjadi energi positif untuk Kalimantan Barat,” ujar Ria Norsan.
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Ajak Teladani Ulama di Haul Habib Amin
Selain itu, ia juga memaparkan capaian pembangunan Kalimantan Barat yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi daerah tercatat berada di atas rata-rata nasional, disertai peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencerminkan perbaikan kualitas hidup masyarakat.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa Kalimantan Barat terus bergerak maju dan semakin kompetitif di tingkat nasional.
Ria Norsan juga menekankan pentingnya menjaga hubungan emosional dengan kampung halaman. Ia berharap warga perantauan tetap memiliki kepedulian dan kontribusi nyata dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.
Melalui IKKB, ia mengharapkan terbentuknya kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan masyarakat Kalbar di perantauan demi percepatan pembangunan di Bumi Khatulistiwa.*
