BERIKABARNEWS l MAKASSAR – Kabar duka kembali menyelimuti dunia penerbangan nasional. Sebuah pesawat turboprop milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak saat melakukan penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar, Sabtu (17/1/2026).
Pesawat tersebut membawa tiga pegawai pemerintah dan tujuh kru, sebelum komunikasi dengan menara pengawas terputus tak lama setelah pukul 13.00 WITA. Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pencarian untuk memastikan posisi terakhir pesawat.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengonfirmasi bahwa tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berada di dalam pesawat. Ketiganya tengah menjalankan misi resmi pemantauan udara sumber daya kelautan.
“Benar, terdapat tiga pegawai KKP yang sedang melaksanakan tugas negara,” ujar Trenggono dalam keterangan pers.
Sementara itu, pihak maskapai menyebutkan bahwa selain tiga penumpang dari unsur pemerintah, pesawat juga diawaki oleh tujuh orang kru. Fokus utama saat ini adalah menemukan titik koordinat terakhir sebelum pesawat menghilang dari radar.
Kepala Badan SAR setempat Muhammad Arif Anwar menyampaikan bahwa tim SAR gabungan telah dikerahkan ke wilayah pegunungan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, yang diduga menjadi lokasi terakhir pesawat terpantau.
Operasi pencarian melibatkan lintas instansi, di antaranya TNI Angkatan Udara, kepolisian, serta relawan. Tim SAR juga mengerahkan helikopter dan drone untuk menjangkau medan pegunungan yang sulit diakses.
“Tim darat dan udara bekerja maksimal. Kami menggunakan helikopter dan drone untuk mempercepat pencarian di titik-titik yang dicurigai,” kata Andi Sultan, Kepala Operasi Badan SAR Makassar.
Baca Juga : Aceh Tengah Terisolasi, 24 Desa Belum Pulih Pascabanjir dan Longsor
Di sisi lain, produsen pesawat asal Prancis, ATR, menyatakan telah menerima laporan terkait insiden tersebut. Dalam pernyataan resminya, ATR menegaskan kesiapan untuk mendukung proses investigasi yang dilakukan otoritas Indonesia.
“Spesialis kami siap terlibat penuh dalam penyelidikan yang dipimpin oleh otoritas Indonesia dan operator pesawat,” tulis ATR.
Hingga saat ini, proses pencarian masih terus berlangsung. Pemerintah berharap kondisi cuaca mendukung agar tim SAR dapat segera menemukan petunjuk keberadaan pesawat dan seluruh penumpang serta kru. *
Sumber :
AFP
