Pontianak Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf Rumah Ibadah, Bahasan Tegaskan Komitmen

Wawako Pontianak Bahasan Sosialisasikan Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf di Masjid At-Taqwa Komplek Asrama Polri, Kamis (7/8). (Pontianak.go.id)

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menegaskan bahwa percepatan sertifikasi tanah wakaf menjadi salah satu prioritas pemerintah kota. Fokus utamanya adalah rumah ibadah yang selama ini belum memiliki legalitas yang jelas.

Pernyataan ini disampaikan dalam acara Sosialisasi Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf di Rumah Ibadah, yang digelar di Masjid At-Taqwa Komplek Asrama Polri, pada Kamis malam (7/8/2025).

Banyak Rumah Ibadah di Pontianak Belum Bersertifikat

Bahasan menyampaikan bahwa masih banyak masjid, surau, langgar, dan musala di Kota Pontianak yang status tanahnya belum sah secara hukum. Situasi ini, menurutnya, sering kali memicu konflik internal antar pengurus maupun keluarga takmir.

“Percepatan legalisasi tanah wakaf penting untuk menghindari konflik internal serta memberikan kepastian hukum bagi pengelola dan jamaah,” tegas Bahasan.

BACA JUGA: https://berikabarnews.com/atc-bandara-singkawang-vegetasi-grtt/

Harapan kepada BPN untuk Selesaikan Masalah Tanah Wakaf

Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). Bahasan menyampaikan harapannya agar pejabat BPN yang baru dapat membantu menyelesaikan persoalan tanah wakaf di Kota Pontianak.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa saat ini masih terdapat sekitar 3.500 bidang tanah milik Pemerintah Kota yang belum bersertifikat. Termasuk di antaranya adalah jalan lingkungan dan fasilitas umum lainnya.

Sertifikasi Tanah Wakaf untuk Semua Agama di Pontianak

Bahasan juga menekankan bahwa upaya sertifikasi ini tidak hanya untuk umat Islam, tetapi mencakup semua agama yang ada di Kota Pontianak.

“Ada enam agama yang hidup berdampingan di kota ini. Kita ingin semua tempat ibadah, tanpa terkecuali, memiliki legalitas yang sah,” jelasnya.

Ajak Semua Pihak Bersinergi Atasi Kendala Sertifikasi

Wakil Wali Kota mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, tokoh agama, hingga masyarakat umum, untuk bersinergi dalam menyelesaikan kendala proses sertifikasi tanah wakaf. Ia menekankan pentingnya keterbukaan, regulasi yang jelas, dan kepatuhan terhadap hukum negara maupun syariat.

“Kalau kita ikhlas dan terbuka, masyarakat pun akan menerima proses ini dengan lapang dada,” tutup Bahasan.

Langkah percepatan sertifikasi tanah wakaf di Pontianak menjadi langkah strategis untuk mencegah konflik dan memberi kepastian hukum atas tanah rumah ibadah. Komitmen Pemerintah Kota Pontianak yang inklusif untuk seluruh agama mencerminkan semangat toleransi dan kebersamaan dalam keberagaman. (ing)

 

Sumber : Pontianak.go.id

Pemkot Pontianak Perkuat Respon Pengaduan Publik lewat Bimtek SP4N-LAPOR!

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak melalui...

Diskominfo Kota Pontianak menggelar bimtek SP4N-LAPOR!

Akses Keuangan Daerah Dorong Pemerataan Ekonomi Masyarakat Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak terus...

𝐖𝐚𝐥𝐢 𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐏𝐨𝐧𝐭𝐢𝐚𝐧𝐚𝐤 𝐄𝐝𝐢 𝐑𝐮𝐬𝐝𝐢 𝐊𝐚𝐦𝐭𝐨𝐧𝐨 𝐦𝐞𝐧𝐲𝐚𝐦𝐩𝐚𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐩𝐚𝐩𝐚𝐫𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐑𝐚𝐩𝐚𝐭 𝐏𝐥𝐞𝐧𝐨 𝐓𝐏𝐀𝐊𝐃 𝐬𝐞-𝐊𝐚𝐥𝐛𝐚𝐫 𝐒𝐞𝐦𝐞𝐬𝐭𝐞𝐫 𝐈 𝐓𝐚𝐡𝐮𝐧 2026.

Jemaah Haji Pontianak Tiba di Batam, Bahasan Doakan Raih Haji Mabrur

BERIKABARNEWS l BATAM – Ratusan jemaah haji asal...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyambut kedatangan para jemaah haji asal Pontianak yang tiba di Asrama Haji Batam.

Keterbukaan Informasi Jadi Ukuran Kinerja Pemerintah, PPID Diminta Pahami Aturan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Keterbukaan informasi publik menjadi...

Sosialisasi dan Bimtek Keterbukaan Informasi Publik bagi PPID di lingkungan Pemkot Pontianak.

PAD Lampaui Target, Pemkot Pontianak Perkuat Pajak dan Efisiensi Anggaran

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak...

Sejumlah warga memanfaatkan layanan jemput pajak (Gokatan) di kecamatan untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Hujan Deras dan Air Pasang, Pontianak Dilanda Banjir

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kota Pontianak dilanda banjir...

Genangan banjir merendam Jalan Perdana Pontianak akibat hujan deras dan air pasang Sungai Kapuas yang terjadi bersamaan.

berita terkini