BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, mendorong pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) semakin profesional, mandiri, dan akuntabel, terutama dalam penyusunan laporan keuangan.
Hal itu disampaikannya saat membuka Sosialisasi Penyusunan Laporan Keuangan BLUD di Aula Sultan Syarif Abdurahman, Kantor Wali Kota Pontianak, Jumat (16/10/2026).
Amirullah menegaskan, fleksibilitas pengelolaan keuangan yang dimiliki BLUD harus tetap diimbangi dengan kepatuhan terhadap aturan dan ketepatan pelaporan. Meski dapat mengelola pendapatan dan belanja secara mandiri, BLUD tetap menjadi bagian dari struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Semangat BLUD itu adalah kemandirian dan keleluasaan dalam pengelolaan, tetapi tentu dalam batas-batas yang diperkenankan. Keleluasaan itu bukan berarti bebas sepenuhnya,” katanya.
Baca Juga : Revitalisasi Sekolah Pontianak, Puluhan Sekolah Terima Bantuan
Ia mengingatkan, laporan keuangan, konsolidasi, dan pertanggungjawaban BLUD harus mengikuti ketentuan yang berlaku.
Menurut Amirullah, pengelolaan BLUD di Kota Pontianak menunjukkan perkembangan positif. Namun, kecepatan penyampaian laporan masih perlu ditingkatkan agar kondisi keuangan dapat segera dipantau dan dievaluasi oleh tim pembina.
“Yang perlu ditingkatkan sekarang adalah responsiveness. Setelah pekerjaan selesai, cepat disajikan dan cepat dilaporkan,” ujarnya.
Baca Juga : Bahasan Dorong Program Kampung Iklim di Setiap Kelurahan Pontianak
Amirullah juga menekankan tiga aspek yang perlu diperhatikan, yakni konsistensi basis pencatatan, ketelitian pengelolaan aset dan persediaan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Khusus BLUD sektor kesehatan, ia meminta pengelolaan piutang pasien dan BPJS, persediaan obat-obatan, serta alat kesehatan dilakukan secara cermat agar tidak menimbulkan masalah dalam laporan keuangan.
“Pelayanan kesehatan Kota Pontianak jangan hanya unggul dari aspek medis, tetapi juga harus menjadi contoh dalam tata kelola keuangan daerah yang bersih dan profesional,” pungkasnya.*
