Sekda Amirullah Minta OPD Kuasai IKK demi Ketepatan LPPD 2026

Sekda Kota Pontianak Amirullah saat membuka Sosialisasi dan Evaluasi Pengisian Data Dukung LPPD Tahun 2026.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Amirullah, menegaskan pentingnya penguasaan Indikator Kinerja Kunci (IKK) serta ketepatan waktu penyampaian data dalam penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2026.

Penegasan itu disampaikan saat membuka Sosialisasi dan Evaluasi Pengisian Data Dukung IKK terhadap LPPD 2026 yang digelar di Hotel Golden Tulip, Selasa (3/3/2026).

Menurut Amirullah, penyusunan LPPD bukan sekadar kewajiban administratif. Laporan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban kinerja pemerintah daerah kepada pemerintah pusat dan masyarakat. Karena itu, setiap perangkat daerah diminta menyiapkan dokumen dan data dukung sejak awal pelaksanaan kegiatan.

“Jangan menunggu akhir tahun baru mencari data. Data dukung harus disiapkan saat kegiatan dilaksanakan, sehingga ketika laporan diminta, semuanya sudah lengkap dan siap disampaikan tepat waktu,” tegasnya.

Amirullah menjelaskan, kegiatan sosialisasi ini mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan terkait pelaporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Tujuannya agar seluruh perangkat daerah memahami tata cara pengisian, pengukuran, dan pelaporan indikator sesuai pedoman dari Kementerian Dalam Negeri.

Ia mengibaratkan Indikator Kinerja Kunci seperti kunci rumah yang harus dijaga dan dikuasai.

“Kalau kunci hilang, kita repot. Begitu juga IKK. Karena disebut kunci, maka perlakuannya harus khusus. Dijaga, dipahami, dan dikuasai,” ujarnya.

Menurutnya, indikator kinerja tidak cukup hanya dilaporkan dalam bentuk angka. Aparatur harus memahami makna indikator, metode perhitungan, serta sumber data yang digunakan. Kepala OPD diminta memastikan staf yang menangani pelaporan benar-benar menguasai indikator yang menjadi tanggung jawabnya.

“Kita tidak bisa hanya mengatakan berhasil. Harus ada alat ukur yang jelas. Indikator itulah alat ukurnya,” tambahnya.

Baca Juga : Pertamina Siapkan Satgas Jaga Stok BBM Aman Jelang Lebaran Pontianak

Amirullah juga mengingatkan bahwa setiap indikator memiliki metode pengukuran berbeda. Ada yang menggunakan skala 0–100, ada pula yang berbentuk indeks dengan rentang 0 hingga 1, lengkap dengan variabel dan parameter tertentu. Oleh sebab itu, aparatur diminta memahami dasar pengukuran, termasuk perhitungan sederhana seperti rata-rata, nilai tertinggi, dan terendah.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya penyusunan data dalam bentuk deret waktu (time series). Dengan data lima hingga sepuluh tahun, perangkat daerah dapat membaca tren capaian kinerja sekaligus membuat proyeksi yang lebih akurat.

“Kalau kita punya data berkelanjutan, kita bisa melihat perkembangan dan mengevaluasi apakah ada peningkatan atau stagnasi. Data itu menjadi dasar analisis dan pengambilan kebijakan,” jelasnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya membangun sistem administrasi yang berkelanjutan, terutama saat terjadi pergantian pejabat. Sistem yang baik akan memastikan pekerjaan tetap berjalan tanpa terganggu perubahan personel.

Baca Juga : Edi Lantik 29 Pejabat, ASN Pontianak Diminta Gerak Cepat

Dalam kesempatan tersebut, Sekda mengingatkan tiga laporan utama yang menjadi perhatian pemerintah daerah, yakni Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD).

Meski menjadi tanggung jawab kepala daerah, penyusunannya melibatkan seluruh perangkat daerah.

“Saya tidak ingin ada lagi perangkat daerah yang tidak bisa menyajikan data atau melaporkan indikator bernilai nol karena tidak memahami cara penyajiannya. Kalau tidak tahu, tanyakan. Jangan dibiarkan,” tegas Amirullah.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Pontianak berharap kualitas LPPD Tahun 2026 semakin meningkat, baik dari sisi ketepatan waktu penyampaian maupun akurasi dan kelengkapan data dukung, sehingga capaian kinerja daerah dapat tergambarkan secara optimal.*

Wako Edi Ajak Masyarakat Bangun Budaya Antikorupsi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat membuka Sosialisasi Antikorupsi bagi Masyarakat di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (28/10/2026).

Pemkot Pontianak Perkuat UMKM, 78 Usaha Terima Sertifikat Halal

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak terus...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan secara simbolis bantuan kepada pengusaha UMKM dalam rangkaian Hari Sumpah Pemuda di Halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (28/10/2026).

Pemkot Pontianak Harmonisasi Raperda Pajak dan Retribusi Daerah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak terus...

Sekda Pontianak Amirullah saat mengikuti asistensi dan evaluasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) bersama Kementerian Dalam Negeri di Pontive Center Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (28/10/2026).

Pasar Murah Pontianak Timur, Bantu Ringankan Beban Warga

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak kembali...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan saat membuka pasar murah di halaman Kantor Camat Pontianak Timur, Rabu (28/10/2026).

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Edi Kamtono Ajak Anak Muda Bangun Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Wali Kota Pontianak Bahasan dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 93 di Halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (28/10/2026).

Pemkot Pontianak Siapkan 80 Calon Kepala Sekolah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak...

Pemkot Pontianak membuka Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah 2026 yang diikuti 80 peserta untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas kepemimpinan pendidikan.

berita terkini