Sekda Kalbar dan Ketua DPRD Respons Seruan Aksi Mahasiswa Terkait Pemerataan Pembangunan

Sekda Kalbar Harisson dan Ketua DPRD Aloysius saat menanggapi aspirasi mahasiswa di Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Barat.(instagram.com/adpim.provkalbar)

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, bersama Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Aloysius, merespons langsung aspirasi mahasiswa yang menyuarakan tuntutan terkait pembangunan daerah. Aksi tersebut berlangsung di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat pada Rabu (26/11/2025).

Setelah penyampaian aspirasi, dialog lanjutan digelar di Balairungsari, ruang utama Paripurna Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Barat, bersama anggota DPRD dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah.

Salah satu tuntutan utama mahasiswa adalah pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Menanggapi hal tersebut, Harisson menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk tetap melaksanakan pembangunan secara berkelanjutan dengan mengutamakan skala prioritas.

Gubernur Kalimantan Barat, lanjutnya, tetap menempatkan pembangunan jalan sebagai program prioritas. Ia menjelaskan bahwa tantangan saat ini adalah pemangkasan Dana Transfer ke Daerah dari Pemerintah Pusat untuk Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp522 miliar.

Pemangkasan tersebut menyebabkan APBD Provinsi Kalimantan Barat turun dari Rp6,2 triliun menjadi Rp5,7 triliun.

Rincian pemotongan anggaran tersebut meliputi Dana Bagi Hasil yang berkurang Rp151 miliar serta Dana Alokasi Umum yang berkurang Rp337 miliar.

Baca Juga : Sekda Kalbar Tekankan Pentingnya Akurasi Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Harisson juga menjelaskan mengenai penyerapan anggaran yang dinilai lambat. Menurutnya, hal itu terjadi karena proses penyusunan dokumen perencanaan fisik proyek dilakukan pada tahun anggaran yang sama.

Ia mencontohkan pembangunan jalan dari Sukadana menuju Teluk Batang yang membutuhkan waktu beberapa bulan untuk penyelesaian dokumen perencanaan sebelum dapat dilelang dan dikerjakan.

Setelah dokumen selesai, konstruksi baru dapat berjalan sekitar bulan September atau Oktober dan membutuhkan waktu empat bulan hingga selesai pada akhir Desember. Pembayaran hanya dapat dilakukan setelah pekerjaan selesai, sehingga penyerapan anggaran tampak meningkat pada akhir tahun.

Harisson juga menyampaikan bahwa terdapat dana yang telah diterima pemerintah daerah tetapi tidak dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Itu yang disampaikan oleh Pemerintah Pusat,” ujarnya. *

 

Sumber :

MC Kalbar/InfoPublik.id

Pemprov Kalbar Komit Melestarikan Orangutan, Ria Norsan Tinjau YIARI

BERIKABARNEWS l KETAPANG – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan meninjau fasilitas Pusat Rehabilitasi Orang Utan YIARI di Kabupaten Ketapang.

Tinjau Karhutla Pelang, Gubernur Ria Norsan Serahkan Bantuan

BERIKABARNEWS l KETAPANG – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan makan bersama relawan saat meninjau penanganan karhutla di Pelang, Ketapang.

Jarak Pandang Turun akibat Kabut Asap, Penerbangan Kalbar Terganggu

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Jarak pandang yang menurun...

Kabut asap karhutla menurunkan jarak pandang dan mengganggu penerbangan di Kalimantan Barat. (Foto: hubud.kemenhub)

Wagub Krisantus Dorong SPAM Regional Atasi Krisis Air Payau di Kalbar

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan...

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan meninjau instalasi pengolahan air bersih PMI Kalbar di Kubu Raya.

Hadapi Kemarau dan Karhutla, Ria Norsan Gelar Pasar Murah di Ketapang

BERIKABARNEWS l KETAPANG – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Ria Norsan meninjau pasar murah bersubsidi bagi masyarakat Ketapang di tengah kondisi kemarau dan karhutla.

Gubernur Ria Norsan Salurkan Air Bersih dan Gelar Pasar Murah di Kayong Utara

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Gubernur Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menyalurkan bantuan air bersih dan meninjau pasar murah bersubsidi bagi warga Kayong Utara terdampak kabut asap.

berita terkini