Sekolah Rakyat Gratis Tahap 1C Dimulai di Kalimantan Barat, Gubernur Ria Norsan Tinjau Langsung

Gubernur Kalbar Ria Norsan meninjau kegiatan belajar mengajar Sekolah Rakyat Tahap 1C. (nstagram.com/rianorsan.id)

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Program Sekolah Rakyat gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto resmi memulai kegiatan belajar mengajar (KBM) Tahap 1C di Kalimantan Barat. Program ini memberikan kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mewujudkan cita-cita serta meningkatkan mobilitas sosial dan ekonomi.

Gubernur Tinjau Lokasi dan Pastikan Kenyamanan Siswa

Gubernur Ria Norsan menyempatkan diri meninjau langsung pelaksanaan pembelajaran dan fasilitas Sekolah Rakyat. Peninjauan dilakukan di Gedung Balai Sertifikasi Provinsi Kalbar (eks Gedung BLKI/Pusat Sertifikasi Tenaga Kerja Balai) yang menjadi lokasi sementara sekolah hingga pembangunan gedung permanen selesai.

Kegiatan awal tahun ajaran diawali dengan pemeriksaan kesehatan diikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

“Alhamdulillah, saya melihat langsung proses KBM yang dilaksanakan di gedung sementara ini. Lokasi ini akan digunakan hingga pembangunan gedung permanen rampung,” ujar Gubernur Ria Norsan.

Fokus pada Keamanan dan Kenyamanan Siswa

Dalam tinjauannya, Gubernur menekankan pentingnya keamanan dan kenyamanan siswa. Ia meminta pengelola untuk mempertimbangkan pemisahan gedung antara siswa laki-laki dan perempuan jika memungkinkan.

“Saya meminta agar siswa laki-laki dan perempuan menempati gedung terpisah, demi kenyamanan semua pihak,” tegasnya.

Gubernur Ria Norsan memastikan kenyamanan dan keamanan siswa Sekolah Rakyat di Kalbar. (instagram.com/rianorsan.id)
Gubernur Ria Norsan memastikan kenyamanan dan keamanan siswa Sekolah Rakyat di Kalbar. (instagram.com/rianorsan.id)

Baca Juga : Ekspor Arwana Super Red Kembali Dibuka Lewat Bandara Supadio Pontianak

Data Siswa dan Kuota Pendaftaran

Sekolah Rakyat Tahap 1C di Kalbar menampung total 90 siswa. Dari jumlah tersebut, 81 siswa telah terverifikasi melalui kunjungan rumah (home visit), sementara kuota sekitar 9 siswa masih tersedia.

Program ini membuka kelas untuk tiga jenjang pendidikan:

  • SD: 1 kelas (20 siswa)
  • SMP: 1 kelas (20–25 siswa)
  • SMA: 2 kelas (masing-masing 20–25 siswa)

Gubernur menegaskan program ini gratis dan menunggu arahan lebih lanjut dari Kementerian Sosial (Kemensos) terkait batas akhir pendaftaran.

Verifikasi Ketat dan Kesiapan Tenaga Pengajar

Proses pendaftaran yang dibuka sejak 14–17 Juli 2025 menerapkan verifikasi ketat melalui home visit oleh 600 petugas Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (SDMPKH) di seluruh Kalbar.

Kepala Dinas Sosial Kalbar, Raminuddin, menjelaskan bahwa verifikasi ini untuk memastikan hanya anak dari keluarga miskin dan rentan yang diterima.

“Kami tidak ingin ada data fiktif. Rumah mewah tapi ngaku miskin, pasti gugur. Semua diverifikasi langsung,” jelasnya.

Meski rekrutmen guru dan kepala sekolah masih menunggu keputusan Kemensos, Dinas Sosial Kalbar telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk menyiapkan tenaga pengajar sementara. KBM operasional penuh ditargetkan mulai pertengahan Agustus, seiring dengan penataan fasilitas belajar oleh Satker PUPR Kalbar yang dijadwalkan selesai awal Agustus. *

 

 

MC Kalbar

Wagub Krisantus Hadiri Paripurna DPRD Kalbar, Bahas Evaluasi APBD 2025

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat,...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan menghadiri rapat paripurna DPRD Kalbar membahas evaluasi APBD 2025.

Target 50 Desa Baru, Sekda Harisson Minta Penataan Desa Kalbar 2026 Fokus Kemandirian

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Sekda Kalbar Harisson saat menghadiri rapat penataan desa tahun 2026 di Pontianak, Rabu (17/6/2026).

Tiba di Tanah Air, Gubernur Ria Norsan Sambut Jemaah Haji Kalbar di Batam

BERIKABARNEWS l BATAM – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyambut kedatangan kloter pertama jemaah haji Kalbar di Asrama Haji Embarkasi Batam.

Wagub Krisantus Dorong Strategi Baru Genjot PAD Lewat SIKADA

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan memimpin FGD SIKADA untuk membahas strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Pontianak.

Gubernur Ria Norsan Ungkap Pendapatan APBD Kalbar 2025 Melebihi Target

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan laporan pertanggungjawaban APBD 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kalbar di Pontianak.

Pemprov Kalbar Gandeng AMSI Tingkatkan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Sekda Kalbar Harisson membuka kegiatan sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan AMSI Kalbar untuk meningkatkan kepesertaan jaminan sosial pekerja.

berita terkini