BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya resmi memulai tahapan penting dalam pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Melalui seleksi terbuka, sebanyak 17 peserta kini bersaing untuk mengisi lima posisi strategis di lingkungan Pemkab Kubu Raya.
Tahapan diawali dengan pembekalan Assessment Center secara virtual oleh tim asesor profesional dari Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati, Jumat (20/2/2026).
Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam, menjelaskan bahwa proses seleksi tahun ini dilaksanakan secara transparan dan berbasis sistem digital. Dari total 29 pendaftar, sebanyak 12 orang dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi karena dokumen yang diunggah tidak lengkap.
Ia menegaskan bahwa seleksi dilakukan secara profesional tanpa praktik titip-menitip. Ketelitian peserta dalam melengkapi dokumen, seperti LHKPN dan SKP, menjadi tahapan awal yang sangat menentukan.
Menariknya, peserta yang lolos tidak hanya berasal dari internal Pemkab Kubu Raya. Sejumlah ASN dari tingkat provinsi dan luar kabupaten turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut, menambah ketat persaingan.
Baca Juga : RDTR Dikebut, Sungai Raya–Ambawang Disiapkan Jadi Magnet Investasi
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, dalam arahannya menekankan pentingnya integritas dan kemampuan adaptasi di era keterbukaan informasi. Menurutnya, kinerja pejabat saat ini tidak hanya dinilai secara internal, tetapi juga diawasi langsung oleh masyarakat melalui media sosial.
Dengan visi “Melaju” atau Melayani untuk Maju, Bupati Sujiwo mengingatkan bahwa jabatan pimpinan adalah amanah pelayanan, bukan simbol kekuasaan. Ia berharap seleksi ini menghasilkan kepala perangkat daerah yang memiliki keteladanan dan konsistensi antara ucapan dan tindakan.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kubu Raya, Anusapati, menyampaikan bahwa kerja sama dengan tim asesor dari Jawa Barat merupakan langkah inovatif untuk menjaga objektivitas dan kualitas penilaian. Tim tersebut telah terakreditasi dan memiliki reputasi nasional dalam asesmen kompetensi aparatur sipil negara.
Setelah pembekalan, para peserta dijadwalkan mengikuti uji kompetensi pada 23 Februari 2026. Penilaian mencakup aspek psikologi, kompetensi teknis, serta kepemimpinan.
Melalui proses seleksi yang terbuka dan profesional ini, Pemkab Kubu Raya optimistis dapat melahirkan pimpinan perangkat daerah yang kompeten, berintegritas, dan siap bekerja total demi kemajuan daerah.*
Sumber :
Diskominfo KKR
