Stok Pangan Aman Jelang Ramadan, Neraca Nasional Surplus hingga Maret 2026

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan kondisi stok pangan nasional yang aman dan surplus menjelang Ramadan 2026.

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah memastikan ketersediaan pangan nasional berada dalam kondisi aman dan surplus menjelang bulan suci Ramadan hingga Idulfitri 2026. Proyeksi neraca pangan menunjukkan produksi dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan masyarakat untuk berbagai komoditas strategis.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, menegaskan stok pangan utama seperti beras, jagung, minyak goreng, hingga protein hewani sangat mencukupi.

“Berdasarkan proyeksi neraca pangan 2026, stok pangan strategis nasional berada dalam kondisi aman untuk menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional,” kata Andi Amran dalam Rapat Dengar Pendapat bersama DPR RI, Selasa (3/2/2026).

Hingga akhir Maret 2026, neraca pangan nasional mencatat surplus signifikan. Stok beras tersedia sebesar 20,38 juta ton dengan kebutuhan sekitar 5,12 juta ton, sehingga terdapat surplus 15,26 juta ton. Jagung juga mencatat surplus 4,66 juta ton, sementara minyak goreng berada pada posisi sangat kuat dengan surplus 3,56 juta ton.

Untuk komoditas protein hewani, daging sapi, ayam, dan telur ayam secara kolektif mengalami surplus lebih dari 800 ribu ton. Sementara itu, komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang merah juga berada di zona aman dengan pasokan yang melampaui kebutuhan konsumsi.

Baca Juga : Neraca Perdagangan Indonesia 2025 Surplus US$41,05 Miliar, Nonmigas Dominan

Meski stok melimpah, pemerintah tetap mewaspadai potensi gangguan distribusi dan lonjakan harga. Untuk itu, Badan Pangan Nasional bersama kementerian terkait membentuk Satuan Tugas Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan.

Satgas ini bertugas mengawasi rantai pasok dari produsen hingga ritel guna mencegah penimbunan, pelanggaran harga eceran tertinggi, serta peredaran pangan yang tidak memenuhi standar keamanan dan mutu.

Dengan pengawasan ketat dan ketersediaan stok yang terjaga, pemerintah optimistis stabilitas harga pangan dapat dipertahankan sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan tenang tanpa tekanan kenaikan harga. *

 

Sumber :

InfoPublik

Registrasi Kartu SIM Kini Wajib Biometrik, Pelanggan Lama Tak Perlu Daftar Ulang

BERIKABARNEWS l – Masyarakat yang berencana membeli kartu...

Ilustrasi registrasi kartu SIM baru menggunakan teknologi biometrik dengan pemindaian wajah di gerai operator seluler.

Lawan Narkoba Sejak Dini, BNN Luncurkan Gerakan Ananda Bersinar

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Badan Narkotika Nasional meluncurkan...

Ilustrasi - perlindungan anak dari ancaman narkoba dan kekerasan.

Pemerintah Luncurkan Stimulus Ekonomi Semester II 2026 Senilai Rp26,34 Triliun

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Indonesia resmi meluncurkan...

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Presiden Prabowo Subianto saat mengumumkan stimulus ekonomi Semester II 2026 di Jakarta.

Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke Kejaksaan Usai Berkas P21

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Direktorat Reserse Kriminal Khusus...

Berkas perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa yang kini dalam proses pelimpahan tahap II dari Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Wisata Halal Indonesia Melesat, Tempati Peringkat 2 Dunia di GMTI 2026

BERIKABARNEWS l SINGAPURA – Wisata halal Indonesia mencatat...

Pemandangan Menara Mesjid Banten sebagai salah satu destinasi wisata halal unggulan di Indonesia.

Harga TBS Sawit Mulai Naik, Pemerintah Perketat Pengawasan Perusahaan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Harga Tandan Buah Segar...

Petani kelapa sawit sedang memanen tandan buah segar di perkebunan sawit Indonesia.

berita terkini