BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Kabupaten Kubu Raya menutup Tahun 2025 dengan capaian membanggakan. Pada malam pergantian tahun menuju 2026, Bupati Kubu Raya Sujiwo meresmikan Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove di Jalan Supadio, Kecamatan Sungai Raya, Rabu (31/12/2025). Kedua landmark tersebut kini resmi menjadi ikon baru daerah.
Peresmian ini istimewa karena pembangunan Bundaran Gaforaya yang menelan anggaran sekitar Rp4,8 miliar dilakukan tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Seluruh pembiayaan berasal dari partisipasi dan kepedulian dunia usaha di Kabupaten Kubu Raya.
Bupati Sujiwo menyampaikan bahwa keberadaan Bundaran Gaforaya mencerminkan keberhasilan kolaborasi dan semangat gotong royong antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam mendukung pembangunan.
“Pemerintah daerah hanya berperan sebagai fasilitator. Pembangunan ini sepenuhnya didukung dunia usaha. Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kontribusi dan kepedulian para pelaku usaha,” ujar Sujiwo.
Ia menjelaskan, nama Gaforaya merupakan akronim dari empat donatur utama, yakni GAIA, Four Point, Astra, dan Yamaha. Selain itu, pembangunan juga mendapat dukungan dari sebelas perusahaan perkebunan serta pelaku usaha lain yang beroperasi di sepanjang koridor Jalan Supadio.
Menurut Sujiwo, Bundaran Gaforaya tidak hanya berfungsi sebagai elemen penataan kawasan, tetapi juga menjadi simbol sinergi yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha. Ia menilai, pembangunan daerah akan berjalan optimal apabila seluruh elemen saling mendukung dan berjalan seiring.
Dalam kesempatan tersebut, Sujiwo juga menegaskan bahwa Kabupaten Kubu Raya terbuka terhadap investasi yang dilakukan secara legal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami membuka ruang investasi seluas-luasnya. Selama sesuai aturan dan berdampak positif, pemerintah akan mendukung penuh. Tidak boleh ada pihak yang menghambat investasi yang sehat,” tegasnya.
Baca Juga : 1.842 PPPK Paruh Waktu Pemkab Kubu Raya Terima SK Pengangkatan
Selain peresmian landmark, malam pergantian tahun di Kubu Raya juga diwarnai aksi solidaritas kemanusiaan. Pemerintah daerah bersama masyarakat berhasil menghimpun donasi lebih dari Rp500 juta untuk membantu korban banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Donasi tersebut berasal dari berbagai pihak, di antaranya ASN Kabupaten Kubu Raya sebesar Rp192.500.000, PGRI Kubu Raya Rp175.463.000, serta dukungan dari Bank Kalbar, Perumda Air Minum Tirta Raya, PKK, dan pelaku usaha lokal.
Bupati Sujiwo menambahkan, sebagian dana yang terkumpul juga dialokasikan untuk membantu warga kurang mampu di Kabupaten Kubu Raya melalui penyaluran paket sembako.
“Selain membantu saudara-saudara kita di daerah bencana, masyarakat Kubu Raya yang membutuhkan juga tetap menjadi perhatian. Penyaluran bantuan dilakukan secara proporsional sesuai aspirasi masyarakat,” jelasnya.

Peresmian Bundaran Gaforaya dan Tugu Benteng Mangrove menjadi bukti bahwa kolaborasi yang solid antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan nyata tanpa membebani keuangan daerah, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan menyongsong tahun yang baru. *
