BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dan Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Pemerintah Kota Singkawang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), Kamis (12/2/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Vihara Budi Mulya, tepat di depan Singkawang Grand Mall, disambut antusias masyarakat. Sebanyak 1.500 paket pangan murah habis terjual dalam waktu singkat.
Program ini menawarkan paket berisi beras premium 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Jika di pasaran harga mencapai Rp130 ribu, melalui subsidi pemerintah paket tersebut bisa ditebus warga hanya Rp75 ribu.
Subsidi diberikan secara bertahap. Pemerintah Provinsi Kalbar menekan harga menjadi Rp90 ribu, lalu Pemerintah Kota Singkawang menambahkan subsidi Rp15 ribu per paket.
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar Manto, turut menyerahkan paket secara simbolis kepada warga.
“Berkat subsidi dari Pemprov Kalbar dan tambahan dari Pemkot Singkawang, masyarakat cukup membayar Rp75 ribu dari harga pasar Rp130 ribu. Ini bentuk komitmen kami meringankan beban ekonomi warga,” ujar Tjhai Chui Mie.
Baca Juga : Belarak dan Khataman Al-Qur’an Meriahkan Singkawang Jelang Ramadan
Selain paket sembako, GPM juga menyediakan komoditas strategis lain seperti daging ayam, telur ayam, daging sapi, bawang merah, dan bawang putih dengan harga lebih rendah dari pasar.
Langkah ini dinilai efektif menjaga stabilitas pasokan dan menekan laju inflasi daerah, terutama saat permintaan bahan pokok meningkat menjelang Imlek dan Ramadan.
Pemerintah berharap kegiatan ini memberi rasa aman bagi masyarakat agar dapat merayakan Imlek dan menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.
Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu wujud kehadiran pemerintah dalam memastikan ketersediaan pangan tetap terjangkau di momen penting keagamaan. *
Sumber :
MC Singkawang
