BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menyiapkan langkah strategis untuk menekan angka pengangguran, salah satunya melalui percepatan pembangunan jalan poros yang diyakini mampu menggerakkan ekonomi daerah.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengatakan meski kenaikan tingkat pengangguran terbuka tergolong sangat kecil, pemerintah daerah tetap menjadikannya sebagai perhatian serius. Hal tersebut disampaikan usai rapat Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 di DPRD Kubu Raya.
“Peningkatannya memang sangat kecil, sekitar nol koma sekian persen. Namun ini tetap menjadi atensi kami. Kita tidak boleh abai terhadap dampak penutupan usaha dan pengurangan tenaga kerja,” ujarnya, Senin (31/3/2026).
Ia menjelaskan, kenaikan tersebut dipicu sejumlah faktor eksternal, seperti penutupan pusat perbelanjaan besar dan efisiensi tenaga kerja di sektor perkebunan. Kondisi ini berdampak langsung pada berkurangnya lapangan pekerjaan di wilayah Kubu Raya.
Sebagai solusi, Pemkab Kubu Raya mendorong pembangunan jalan poros ekonomi yang menghubungkan berbagai wilayah hingga ke desa. Infrastruktur ini dinilai menjadi kunci dalam membuka akses usaha baru dan memperlancar distribusi hasil produksi masyarakat.
Baca Juga : Bupati Sujiwo: Karhutla Masih Mengintai, Waspada El Nino Ekstrem
Menurut Sujiwo, jalan yang memadai akan memicu tumbuhnya aktivitas ekonomi, mulai dari perdagangan hingga sektor jasa, yang pada akhirnya mampu menyerap tenaga kerja lokal.
Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah pendukung berupa kemudahan perizinan bagi investor, pemberian insentif usaha, serta peningkatan aksesibilitas antara sentra produksi dan pasar.
Optimisme tersebut diperkuat dengan dukungan anggaran yang cukup besar dari pemerintah pusat. Tahun ini, Kubu Raya mendapatkan alokasi sekitar Rp120 miliar dari program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), serta potensi tambahan Rp50 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Ada dana sekitar Rp120 miliar dari program Inpres Jalan Daerah serta potensi tambahan dari DAK. Ini menjadi kekuatan besar untuk mendorong pembangunan infrastruktur kita,” jelasnya.
Dengan dukungan anggaran dan strategi yang terarah, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya optimistis angka pengangguran dapat ditekan pada 2026. Pembangunan infrastruktur diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara merata.*
