Polres Kubu Raya Tegas Tindak Karhutla, Pelaku Terancam Sanksi Pidana

Petugas kepolisian melakukan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kubu Raya.

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Satuan Reserse Kriminal Polres Kubu Raya menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla) tanpa kompromi. Sikap ini disampaikan sebagai respons atas meningkatnya kewaspadaan menghadapi potensi kebakaran di tahun 2026.

Mewakili Kasatreskrim IPTU Nunut Rivaldo Simanjuntak, Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Ade, menegaskan bahwa aparat telah menyiapkan dasar hukum yang kuat untuk menjerat pelaku karhutla.

“Kami memiliki 13 dasar hukum sebagai pijakan kuat dalam melakukan penindakan. Jika terbukti ada unsur pidana, penegakan hukum adalah harga mati,” tegasnya, Senin (30/3/2026).

Berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya, kepolisian menilai kebakaran hutan dan lahan lebih banyak dipicu oleh aktivitas manusia, baik karena kelalaian maupun kesengajaan. Faktor alam dinilai memiliki kontribusi yang sangat kecil.

Karena itu, penindakan tidak hanya menyasar korporasi melalui sanksi administratif, tetapi juga individu dengan sanksi pidana. Upaya edukasi kepada masyarakat juga terus dilakukan untuk mencegah munculnya titik api sejak dini.

Polres Kubu Raya juga mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membuka lahan. Prosedur perizinan wajib dipenuhi secara berjenjang, mulai dari tingkat RT hingga kepala desa, lalu dilaporkan ke kecamatan.

“Jika prosedur ini diabaikan dan pembukaan lahan memicu kebakaran, maka pelaku akan langsung kami proses secara hukum,” lanjut Ade.

Baca Juga : Bupati Sujiwo: Karhutla Masih Mengintai, Waspada El Nino Ekstrem

Selain itu, larangan tegas diberlakukan untuk pembukaan lahan dengan cara membakar di wilayah gambut. Area gambut dinilai sangat rawan karena api sulit dipadamkan dan dapat menimbulkan dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Ketentuan tersebut telah diatur dalam peraturan daerah dan menjadi perhatian serius pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum.

Dengan dukungan 13 regulasi yang menjadi landasan hukum, Polres Kubu Raya berharap masyarakat semakin disiplin dalam mengelola lahan. Terlebih, memasuki musim kemarau, potensi karhutla diprediksi meningkat sehingga kewaspadaan semua pihak sangat dibutuhkan.*

Diduga Edarkan Narkoba, Pria di Sanggau Diamankan Bersama Sabu 21 Gram

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Seorang pria berinisial SS...

Petugas Satresnarkoba Polres Sanggau menunjukkan barang bukti sabu seberat 21,06 gram dan pil diduga ekstasi dari pengungkapan kasus narkoba di Kabupaten Sanggau.

Diduga Timbun BBM Bersubsidi, Polisi Amankan Puluhan Jerigen Pertalite

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Tim Patroli Enggang bersama...

Polisi mengamankan 37 jerigen Pertalite dan sepeda motor bertangki siluman dalam pengungkapan dugaan penimbunan BBM bersubsidi di Pontianak.

Diduga Dianiaya, Lansia di Sanggau Meninggal Dunia

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Seorang warga lanjut usia...

Polisi mengamankan terduga pelaku penganiayaan terhadap seorang lansia di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau.

Patroli Enggang Polresta Pontianak Gagalkan Aksi Balap Liar di Jalan Sutoyo

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Patroli Enggang Polresta Pontianak...

Personel Patroli Enggang Polresta Pontianak membubarkan kerumunan remaja yang diduga hendak melakukan aksi balap liar di Jalan Sutoyo, Kota Pontianak.

Diduga Gelapkan Sawit Perusahaan, Sopir Dump Truck di Sekayam Ditangkap

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Seorang sopir dump truck...

Seorang sopir dump truck ditangkap polisi terkait dugaan penggelapan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit milik perusahaan di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau.

berita terkini