KETAPANG – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mendorong penguatan sektor perikanan di wilayah pesisir. Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, meninjau langsung Pelabuhan Perikanan Sukabangun pada Sabtu (7/3/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat kondisi fasilitas pelabuhan sekaligus memetakan langkah strategis dalam peningkatan infrastruktur yang mendukung aktivitas nelayan di Ketapang. Dalam peninjauan tersebut, Krisantus menyoroti sejumlah sarana dan prasarana yang dinilai masih perlu diperbaiki agar fungsi pelabuhan dapat berjalan lebih optimal.
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah pembangunan kanopi di area bongkar muat ikan. Menurutnya, fasilitas ini penting tidak hanya untuk memberikan kenyamanan bagi pekerja, tetapi juga untuk menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan agar tetap segar hingga sampai ke tangan konsumen.
“Saya melihat masih ada kekurangan sarana dan prasarana di sini. Ke depan tentu perlu direncanakan pembangunan yang lebih lengkap agar fasilitas pelabuhan dapat mendukung aktivitas nelayan secara maksimal,” ujarnya.
Sebagai aset strategis milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pelabuhan Perikanan Sukabangun memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat aktivitas perikanan di kawasan tersebut.
Karena itu, pemerintah provinsi berencana memasukkan peningkatan fasilitas pelabuhan dalam perencanaan penganggaran ke depan.
Baca Juga : Operasi Pasar Murah Ketapang, Wagub Krisantus Tekan Harga Ramadan
Pembenahan yang direncanakan tidak hanya mencakup pembangunan kanopi untuk melindungi hasil tangkapan dari paparan cuaca, tetapi juga peningkatan pelayanan bagi pelaku usaha perikanan serta perbaikan sarana umum di kawasan pelabuhan.
Krisantus menegaskan, penguatan infrastruktur pelabuhan merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap perekonomian masyarakat pesisir. Dengan fasilitas yang lebih memadai, aktivitas nelayan diharapkan semakin lancar dan hasil tangkapan mereka memiliki nilai jual yang lebih kompetitif.
“Jika pelabuhannya bagus, nelayan kita akan lebih terbantu dan hasil tangkapan mereka bisa memiliki nilai jual yang lebih baik,” pungkasnya.*
