BERIKABARNEWS l SEOUL – Grup idol virtual populer PLAVE, bersama agensinya Blast, kembali menunjukkan kepedulian sosial yang nyata menjelang akhir tahun 2025. Mereka menyumbangkan 100 juta won (sekitar Rp1,1 miliar) kepada lembaga kesejahteraan anak Green Umbrella untuk mendukung kemandirian anak-anak yang membutuhkan perlindungan.
Donasi ini diumumkan oleh Green Umbrella pada Selasa (30/12/2025) dan difokuskan untuk membantu anak-anak yang akan keluar dari sistem perlindungan agar memiliki landasan finansial yang stabil dalam memulai hidup mandiri.
Green Umbrella berencana menyalurkan donasi tersebut melalui program Child Development Account (CDA), yang juga dikenal sebagai Stepping Stone Savings Account, pada tahun 2026. Program ini merupakan skema tabungan rutin bagi anak-anak di bawah perlindungan negara, bertujuan agar mereka memiliki modal cukup untuk transisi sosial yang stabil setelah masa perlindungan berakhir.
Aksi filantropi ini menegaskan komitmen berkelanjutan PLAVE dan Blast dalam mendukung isu sosial. Sejak 2024, grup virtual ini telah aktif berbagi, termasuk mendonasikan 100 juta won untuk mendukung ibu hamil dalam situasi krisis. Dana tersebut berasal dari proyek emotikon buatan penggemar, donasi pribadi anggota PLAVE, dan kontribusi agensi Blast.
“Kami berharap donasi ini menjadi bantuan kecil bagi anak-anak agar tetap memegang harapan dan mempersiapkan kemandirian mereka. Kami ingin memberikan semangat untuk hari esok yang lebih cerah,” ungkap perwakilan PLAVE.
Baca Juga : ChRocktikal Umumkan Debut, Rilis Album Januari 2026
Shin Jeong-won, Kepala Markas Kerja Sama Kontribusi Sosial Green Umbrella, memberikan apresiasi atas konsistensi PLAVE dalam berbagi.
“Kami berharap donasi ini membawa perubahan nyata bagi anak-anak dan keluarga dalam krisis. Kami akan terus menyediakan dukungan agar semua anak dapat tumbuh bahagia hingga mandiri,” ujarnya.
Dengan dukungan ini, PLAVE tidak hanya mengukuhkan posisinya sebagai grup idol virtual papan atas di industri musik, tetapi juga sebagai figur yang membawa dampak positif bagi isu sosial di Korea Selatan. *
Sumber :
News1.kr
