Operasi Lutut Akhir Pekan, Sultan Brunei Batasi Agenda Resmi

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah akan menjalani operasi penggantian lutut pada akhir pekan ini. (instagram.com/tmski)

BERIKABARNEWS l BANDAR SERI BEGAWAN – Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah dijadwalkan menjalani operasi penggantian lutut pada akhir pekan ini. Prosedur medis tersebut akan dilakukan di dalam negeri pada Minggu, sebagaimana diumumkan secara resmi oleh Kantor Kesultanan Brunei.

Sultan yang kini berusia 79 tahun itu diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan sekitar dua hingga tiga bulan. Selama masa tersebut, kehadiran Yang Mulia dalam sejumlah upacara kenegaraan dan kegiatan resmi akan dibatasi.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Selasa (13/1/2026), pihak istana menegaskan pembatasan agenda dilakukan agar Sultan dapat menjalani masa istirahat dan fisioterapi secara optimal pascaoperasi.

“Meski membatasi kehadiran di sejumlah acara resmi, Yang Mulia tetap menjalankan tugas-tugas kenegaraan selama masa pemulihan,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Sultan Hassanal Bolkiah telah memimpin Brunei sejak 1967 dan dikenal sebagai salah satu penguasa dengan masa pemerintahan terlama di dunia. Selain menjabat sebagai kepala negara, Sultan juga merangkap sejumlah posisi strategis, termasuk Perdana Menteri, Menteri Keuangan, Menteri Pertahanan, serta Panglima Angkatan Bersenjata.

Baca Juga : Polisi Sarawak Gagalkan Penyelundupan Barang Asal Indonesia

Tindakan medis yang akan dijalani Sultan dikenal sebagai Total Knee Replacement (TKR). Operasi ini bertujuan mengganti sendi lutut yang mengalami kerusakan dengan implan buatan dari bahan logam dan plastik khusus.

Prosedur tersebut umumnya dilakukan untuk mengurangi nyeri akibat pengapuran sendi, memperbaiki fungsi gerak lutut, serta meningkatkan kualitas mobilitas pasien. Setelah operasi, pasien diwajibkan menjalani rehabilitasi dan fisioterapi secara bertahap.

Kabar mengenai kesehatan Sultan Hassanal Bolkiah selalu menjadi perhatian masyarakat Brunei yang berpenduduk hampir 500 ribu jiwa. Meski memegang kendali pemerintahan secara kuat, Sultan dikenal dekat dengan rakyat dan tetap populer di negara kaya minyak tersebut.

Sebelumnya, Sultan sempat menjalani perawatan medis di Malaysia pada Mei 2025 akibat kelelahan saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN di Kuala Lumpur. Dengan penanganan medis di dalam negeri kali ini, pemerintah berharap kondisi fisik Sultan segera pulih dan dapat kembali menjalankan aktivitas kenegaraan secara penuh. (ing)

 

Sumber :

Bernama

AirBorneo Akui Bangkok Masuk Rencana Ekspansi, Namun Belum Ajukan Rute

BERIKABARNEWS l KUCHING – Maskapai penerbangan AirBorneo mengakui...

AirBorneo mengklarifikasi bahwa rute penerbangan langsung Kuching-Bangkok masih dalam tahap perencanaan ekspansi.

AirBorneo Hadirkan Penerbangan Langsung Kuching–Bangkok

BERIKABARNEWS l KUCHING – Kabar mengenai rencana pembukaan...

Suasana Bandara Internasional Suvarnabhumi di Bangkok Thailand yang menjadi tujuan rencana penerbangan langsung AirBorneo dari Kuching.

Asyik Main Judi Online di Kafe, WNI Asal Kalimantan Divonis 6 Bulan Penjara di Sarawak

BERIKABARNEWS l KUCHING – Keseruan bermain judi online...

Ilustrasi seorang WNI divonis pengadilan Sarawak, Malaysia, terkait kasus judi online dan pelanggaran imigrasi.

Manuskrip Langka Sultan Tengah Ditemukan, Sarawak Bidik Pengakuan Dunia UNESCO

BERIKABARNEWS l SARAWAK – Penemuan manuskrip langka peninggalan...

Manuskrip langka Sultan Tengah abad ke-16 yang ditemukan di Sarawak dan ditargetkan masuk daftar warisan dunia UNESCO.

Selundupkan 2.253 Telur Penyu, Warga Sambas Divonis 12 Bulan Penjara di Sarawak

BERIKABARNEWS l KUCHING – Seorang warga negara Indonesia...

Barang bukti 2.253 butir telur penyu ilegal yang disita aparat Malaysia dalam operasi di Sarawak dari WNI asal Sambas, Kalimantan Barat.

Jelang Hari Gawai, Musibah Kebakaran Hantam Warga Kampung Labau

BERIKABARNEWS l BEKENU – Musibah kebakaran melanda rumah...

Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang melahap rumah panjang di Kampung Labau, Sarawak menjelang perayaan Hari Gawai.

berita terkini