Empat WNI Terluka Usai Tabrak Pembatas Jalan di Kuching

Mobil yang membawa empat WNI ringsek setelah menabrak pembatas jalan di kawasan Kuching, Sarawak, Malaysia.

BERIKABARNEWS l KUCHING – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan warga negara Indonesia terjadi di Kuching–Serian Road, Kuching, Sarawak, Malaysia, Kamis (12/3/2026) siang. Sebuah mobil jenis Perodua Alza yang membawa empat WNI dilaporkan terbalik setelah menabrak pembatas jalan hingga mengalami kerusakan parah.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Panchor dan langsung memicu respons cepat dari tim penyelamat setempat. Pusat Operasi Pemadam Kebakaran Sarawak menerima laporan kecelakaan sekitar pukul 13.38 waktu setempat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Stasiun Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (BBP) Siburan serta BBP Serian segera dikerahkan menuju lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati mobil dalam kondisi ringsek setelah terbalik di tepi jalan. Tiga penumpang berhasil keluar dari kendaraan dengan kondisi luka-luka, sementara sopir masih terjebak di dalam kabin mobil.

Petugas pemadam kebakaran kemudian melakukan proses evakuasi menggunakan peralatan penyelamatan khusus untuk membebaskan korban dari dalam kendaraan yang rusak parah.

Baca Juga : Terlibat Prostitusi, WNI di Kuching Didenda RM 6000

Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan mengingat kondisi kendaraan yang hancur. Setelah berhasil dikeluarkan, sopir diketahui mengalami luka serius berupa pendarahan terbuka pada kaki kanan.

Korban kemudian mendapat penanganan darurat dari tim medis Emergency Medical Rescue Services (EMRS) sebelum dibawa ke Serian Hospital untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Sementara itu, tiga penumpang lainnya yang lebih dulu keluar dari kendaraan juga langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah sakit yang sama untuk menjalani pemeriksaan medis.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan yang membuat mobil kehilangan kendali hingga menabrak pembatas jalan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Jalur Kuching–Serian Road dikenal sebagai salah satu rute yang cukup padat di Sarawak. Pengendara diimbau untuk selalu berhati-hati dan menjaga kecepatan saat melintas di kawasan tersebut guna menghindari kecelakaan serupa. (ndo)

WNI Asal Singkawang Terlibat Prostitusi di Kuching, Divonis Penjara

BERIKABARNEWS l KUCHING – Seorang warga negara Indonesia...

Ilustrasi - Pengadilan di Kuching, Malaysia, menjatuhkan hukuman denda dan penjara kepada WNI asal Singkawang dalam kasus prostitusi dan pelanggaran izin tinggal.

205 WNI Dideportasi dari Sarawak, Enam di Antaranya Anak-anak

BERIKABARNEWS l SERIAN – Sebanyak 205 Warga Negara...

Sebanyak 205 WNI dideportasi oleh Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) Sarawak melalui perbatasan Tebedu-Entikong pada 27–28 Oktober 2026, termasuk enam anak-anak. (Foto: JIM Sarawak)

Pelajar 16 Tahun Serang Guru dengan Kapak di Kuching, Polisi Periksa Kejiwaan

BERIKABARNEWS l KUCHING – Kepolisian Sarawak, Malaysia, tengah...

Plt Komisaris Polisi Sarawak DCP Saifullizan Ishak menyampaikan perkembangan penyelidikan kasus pelajar 16 tahun yang menyerang guru menggunakan kapak dalam konferensi pers di Markas Kontingen Polisi Sarawak, Kuching, Malaysia. (Foto: facebook.com/polissarawak)

KJRI Kuching Dampingi Pemulangan 40 WNI dari Sarawak Lewat Entikong

BERIKABARNEWS l ENTIKONG – Konsulat Jenderal Republik Indonesia...

KJRI Kuching mendampingi pemulangan 40 WNI bermasalah dari Sarawak, Malaysia, melalui PLBN Entikong, Kalimantan Barat. (Foto: KJRI Kuching)

Sarawak Jajaki Pasokan Beras Sambas Lewat Perbatasan Aruk

BERIKABARNEWS l KUCHING – Pemerintah Negara Bagian Sarawak,...

Datuk Seri Dr. Stephen Rundi Utom, Menteri Industri Makanan, Komoditas, dan Pembangunan Wilayah Sarawak, Malaysia, yang menyampaikan rencana penjajakan pasokan beras dari Sambas, Kalimantan Barat. (Foto: Japen Malaysia)

Razia Kamar Sewa Bintulu, Imigrasi Sarawak Tangkap 23 WNI

BERIKABARNEWS l BINTULU – Jabatan Imigresen Malaysia (JIM)...

Petugas Imigrasi Sarawak melakukan pemeriksaan dalam razia kamar sewa di Bintulu yang menjaring 23 warga negara Indonesia. (Foto: JIM Sarawak)

berita terkini