Terlibat Prostitusi, WNI di Kuching Didenda RM 6000

WNI dijatuhi denda RM6.000 terkait kasus prostitusi dan penyalahgunaan visa, di Kuching, Sarawak.

BERIKABARNEWS l KUCHING – Upaya mencari penghidupan di negeri jiran berujung masalah hukum bagi seorang warga negara Indonesia (WNI). Perempuan dengan inisal NF (21) asal Jawa Barat dijatuhi hukuman denda total RM6.000 atau sekitar Rp21 juta, dengan alternatif 18 bulan penjara, oleh pengadilan di Sarawak, Malaysia, Kamis (12/3/2026).

Dalam persidangan di Kuching, NF mengaku bersalah atas tiga dakwaan sekaligus, yakni pelanggaran izin imigrasi, keterlibatan dalam prostitusi, serta penyalahgunaan narkotika. Terdakwa menjalani proses persidangan tanpa didampingi pengacara.

Hukuman yang dijatuhkan merupakan gabungan dari tiga perkara yang disidangkan di ruang pengadilan berbeda.

Pada dakwaan pertama, Hakim Pengadilan Sesi Musli Abdul Hamid menjatuhkan denda RM1.000 atau empat bulan penjara karena terdakwa melanggar Peraturan Imigrasi 1963 dengan menyalahgunakan visa kunjungan sosial untuk menawarkan layanan seksual.

Pada dakwaan kedua terkait praktik prostitusi, Majistret Mason Jaro Lenya Barayan menjatuhkan denda RM2.500 atau enam bulan penjara berdasarkan Pasal 372B KUHP Malaysia.

Sementara pada dakwaan ketiga, Majistret Ling Hui Chuan menjatuhkan denda RM2.500 atau delapan bulan penjara setelah hasil tes urine terdakwa menunjukkan positif mengandung empat jenis narkotika, yaitu amfetamin, metamfetamin, MDA, dan MDMA atau ekstasi.

Kasus ini terungkap setelah kepolisian Malaysia melakukan operasi penyamaran terkait dugaan praktik prostitusi di sebuah apartemen di Jalan Tun Datuk Patinggi Haji Ahmad Idruce, Kuching.

Penggerebekan dilakukan pada 26 Februari 2026 sekitar pukul 16.00 waktu setempat di salah satu unit apartemen di lantai 10 gedung tersebut.

Dalam operasi itu, seorang petugas yang menyamar berhasil menangkap terdakwa saat diduga sedang menjalankan aktivitas ilegal. Polisi kemudian mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.

Barang bukti yang ditemukan antara lain satu kondom yang telah terbuka, uang tunai sebesar RM270, paspor milik terdakwa, serta beberapa perlengkapan pribadi.

Baca Juga : Coba Curi Kabel di Kuching, Warga Sambas Dihukum Penjara dan Cambuk

Setelah diamankan, NF dibawa ke Kantor Divisi Penyelidikan Kejahatan Narkotika Kuching untuk pemeriksaan lanjutan.

Hasil tes urine yang dilakukan malam harinya memastikan terdakwa berada di bawah pengaruh narkoba jenis sabu dan ekstasi.

Usai putusan dibacakan, pengadilan memerintahkan agar terdakwa diserahkan kepada Departemen Imigrasi Malaysia untuk proses lanjutan.

NF akan menjalani hukuman penjara atau membayar denda yang telah ditetapkan sebelum akhirnya dideportasi kembali ke Indonesia. (ndo)

Sarawak-Jakarta Makin Dekat, AirBorneo Buka Rute Langsung

BERIKABARNEWS l KUCHING – Maskapai milik pemerintah Sarawak,...

Pesawat AirBorneo yang akan melayani rute penerbangan langsung Kuching-Jakarta mulai 13 November 2026. (Foto: instagram.com/klinternationalairport)

Deportasi 71 WNI dari Sarawak Berlangsung Lewat Jalur Darat

BERIKABARNEWS l SERIAN – Sebanyak 71 warga negara...

Proses deportasi 71 WNI dari Depo Imigresen Semuja Sarawak melalui jalur darat di perbatasan ICQS Tebedu, Malaysia. (foto: JIM Sarawak)

WNI Asal Singkawang Terlibat Prostitusi di Kuching, Divonis Penjara

BERIKABARNEWS l KUCHING – Seorang warga negara Indonesia...

Ilustrasi - Pengadilan di Kuching, Malaysia, menjatuhkan hukuman denda dan penjara kepada WNI asal Singkawang dalam kasus prostitusi dan pelanggaran izin tinggal.

205 WNI Dideportasi dari Sarawak, Enam di Antaranya Anak-anak

BERIKABARNEWS l SERIAN – Sebanyak 205 Warga Negara...

Sebanyak 205 WNI dideportasi oleh Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) Sarawak melalui perbatasan Tebedu-Entikong pada 27–28 Oktober 2026, termasuk enam anak-anak. (Foto: JIM Sarawak)

Pelajar 16 Tahun Serang Guru dengan Kapak di Kuching, Polisi Periksa Kejiwaan

BERIKABARNEWS l KUCHING – Kepolisian Sarawak, Malaysia, tengah...

Plt Komisaris Polisi Sarawak DCP Saifullizan Ishak menyampaikan perkembangan penyelidikan kasus pelajar 16 tahun yang menyerang guru menggunakan kapak dalam konferensi pers di Markas Kontingen Polisi Sarawak, Kuching, Malaysia. (Foto: facebook.com/polissarawak)

KJRI Kuching Dampingi Pemulangan 40 WNI dari Sarawak Lewat Entikong

BERIKABARNEWS l ENTIKONG – Konsulat Jenderal Republik Indonesia...

KJRI Kuching mendampingi pemulangan 40 WNI bermasalah dari Sarawak, Malaysia, melalui PLBN Entikong, Kalimantan Barat. (Foto: KJRI Kuching)

berita terkini