TKPSDA WS Kapuas Buka Rekrutmen Anggota Periode 2026–2030

Rekrutmen anggota TKPSDA Wilayah Sungai Kapuas periode 2026–2030 di Kalimantan Barat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Air merupakan sumber kehidupan yang memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas masyarakat, pembangunan daerah, serta kelestarian lingkungan. Di Kalimantan Barat, keberlanjutan sumber daya air sangat bergantung pada pengelolaan Wilayah Sungai (WS) Kapuas yang ditetapkan sebagai wilayah sungai strategis nasional.

Wilayah Sungai Kapuas memiliki luas sekitar 103.165,51 kilometer persegi dan melintasi sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Selain sebagai penyedia air baku, WS Kapuas juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya kawasan hutan rawa dan lahan gambut.

Seiring perkembangan wilayah dan dinamika lingkungan, pengelolaan WS Kapuas menghadapi berbagai tantangan, mulai dari potensi banjir dan intrusi air laut, peningkatan sedimentasi dan abrasi pantai, alih fungsi lahan rawa, hingga kekritisan lahan di wilayah hulu.

Kondisi tersebut memerlukan koordinasi lintas sektor yang kuat serta keterpaduan data dan perencanaan. Dalam hal ini, Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) WS Kapuas berperan sebagai forum koordinasi yang mempertemukan unsur pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk menyelaraskan kebijakan serta program pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan.

TKPSDA WS Kapuas memiliki peran strategis dalam memberikan rekomendasi kepada pemerintah, memantau pelaksanaan program, serta mendorong pengelolaan sumber daya air yang adil, terpadu, dan berwawasan lingkungan. Keberadaan forum ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air bagi kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.

Dalam rangka memperkuat kelembagaan dan meningkatkan partisipasi publik, TKPSDA WS Kapuas membuka rekrutmen anggota baru untuk periode 2026-2030. Rekrutmen ini terbuka bagi unsur pemerintah yang memiliki kewenangan di bidang pengelolaan sumber daya air, serta unsur non-pemerintah yang meliputi organisasi profesi, asosiasi industri dan petani, lembaga swadaya masyarakat, hingga komunitas lingkungan yang aktif dan berkomitmen.

Baca Juga : Pemkot Pontianak Raih Dua Penghargaan di Bidang Perpustakaan dan Kearsipan

Melalui rekrutmen ini, diharapkan dapat terhimpun beragam perspektif dan keahlian guna mendukung pengelolaan sumber daya air yang lebih inklusif dan transparan di Kalimantan Barat. Anggota yang terpilih nantinya akan berkontribusi dalam perumusan kebijakan serta pemberian masukan strategis terkait pengelolaan WS Kapuas.

Proses pendaftaran dan seleksi anggota TKPSDA WS Kapuas periode 2026–2030 dilaksanakan secara terbuka, transparan, dan tidak dipungut biaya. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran dapat diperoleh melalui kanal komunikasi resmi atau sekretariat TKPSDA WS Kapuas.

Mari berkontribusi bersama TKPSDA WS Kapuas untuk pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan bagi Kalimantan Barat. (ndo)

Pimpin Mabida Pramuka Kalbar, Ria Norsan Ajak Pramuka Aktif Bina Generasi Muda

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Ria Norsan saat dilantik sebagai Ketua Mabida Gerakan Pramuka Kalimantan Barat oleh Ketua Kwarnas Budi Waseso di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar.

Kios Informasi IHH Healthcare Malaysia Hadir di Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – IHH Healthcare Malaysia terus...

Kios Informasi IHH Healthcare Malaysia di GAIA Mall Pontianak yang memberikan layanan informasi kesehatan dan rujukan medis ke Malaysia.

Rencana Jalan Tol Supadio–Kijing Dimatangkan, Kalbar Bidik Efisiensi Logistik

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah terus mematangkan rencana...

Rapat koordinasi pembahasan rencana pembangunan Jalan Tol Supadio menuju Pelabuhan Kijing di Kantor Bapperida Kalbar.

Buka Festival Bakcang Pontianak 2026, Gubernur Ria Norsan Ajak Rawat Keberagaman

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kawasan Waterfront Kota Pontianak...

Gubernur Kalbar Ria Norsan membuka Festival Bakcang Pontianak 2026 di kawasan Waterfront Pontianak.

Ekonomi Syariah Jadi Pilar Baru Pertumbuhan, Sekda Harisson Buka RABBANI KHATULISTIWA 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ekosistem keuangan berbasis syariah...

Sekda Kalbar Harisson membuka RABBANI KHATULISTIWA 2026 di Aula Bank Indonesia Pontianak.

Gubernur Ria Norsan Apresiasi Capaian Kalbar Masuk 6 Besar IPKD Nasional

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan mengikuti validasi pengukuran IPKD dari Kantor Gubernur Kalbar.

berita terkini