Myanmar dan Rusia Perpanjang Kerja Sama Militer hingga 2030

Pejabat keamanan Rusia Sergei Shoigu bertemu pimpinan junta militer Myanmar dalam penandatanganan kerja sama pertahanan.

BERIKABARNEWS l – Di tengah tekanan dan isolasi internasional, junta militer Myanmar dan Rusia resmi memperpanjang kerja sama pertahanan mereka. Kedua negara menandatangani pakta kerja sama militer berdurasi lima tahun yang akan berlaku hingga 2030.

Kesepakatan strategis tersebut diteken menyusul kunjungan pejabat keamanan senior Kremlin, Sergei Shoigu, ke Myanmar pada Senin lalu. Langkah ini dipandang analis sebagai upaya penting bagi junta Myanmar untuk mempertahankan kekuasaan di tengah konflik bersenjata yang masih berlangsung di berbagai wilayah.

Sejak kudeta militer pada 2021, Myanmar diketahui sangat bergantung pada dukungan Rusia dan Tiongkok dalam memenuhi kebutuhan alutsista. Jet tempur buatan Rusia menjadi salah satu tulang punggung kekuatan udara junta dalam menghadapi kelompok-kelompok pemberontak.

Namun, penggunaan serangan udara tersebut kerap menuai kecaman internasional. Sejumlah pemantau konflik menilai operasi militer junta sering berdampak pada warga sipil dan berpotensi melanggar hukum humaniter internasional.

“Rusia mendukung penuh langkah kepemimpinan Myanmar dalam melindungi integritas teritorial serta memperkuat kedaulatan dan keamanan nasional,” ujar Shoigu, seperti dikutip kantor berita Rusia TASS, Selasa (3/2/2026).

Kedekatan hubungan Moskow dan Naypyidaw juga dipicu oleh posisi keduanya yang sama-sama berada di bawah tekanan Barat. Myanmar menghadapi sanksi luas pasca-kudeta, sementara Rusia semakin terisolasi sejak invasi ke Ukraina pada 2022.

Baca Juga : Pakistan Kerahkan Pasukan Besar Usai Serangan Separatis di Balochistan, 190 Tewas

Beberapa laporan pemantau konflik menyebut aliansi ini bersifat timbal balik. Selain menerima pasokan pesawat tempur, Myanmar disebut turut mengirimkan peralatan militer ke Rusia untuk mendukung operasi militer Moskow di Ukraina.

“Tekanan Barat terhadap Rusia dan Myanmar tidak akan berhenti. Anda dapat sepenuhnya mengandalkan bantuan komprehensif dari Moskow, termasuk di arena internasional,” tambah Shoigu.

Perpanjangan pakta militer ini terjadi tak lama setelah junta Myanmar menyelesaikan pemilu selama sebulan penuh yang diklaim sebagai langkah menuju transisi demokrasi. Namun, proses dan hasil pemilu tersebut menuai kritik tajam dari komunitas internasional.

Pemilu dinilai tidak inklusif karena tokoh demokrasi Aung San Suu Kyi dan partainya dilarang berpartisipasi. Selain itu, partai pro-militer Union Solidarity and Development Party (USDP) meraih kemenangan mutlak dengan menguasai lebih dari 80 persen kursi parlemen, sementara pemungutan suara tidak dapat dilakukan di wilayah luas yang dikuasai kelompok pemberontak.

Para analis memperingatkan bahwa pakta militer baru antara Myanmar dan Rusia berpotensi memperpanjang konflik internal. Faksi-faksi perlawanan menolak hasil pemilu yang dianggap tidak sah dan diperkirakan akan terus melanjutkan perlawanan bersenjata. *

 

Sumber :

AFP

China Tolak Sanksi AS, Tetap Impor Minyak Iran

BERIKABARNEWS l BEIJING – Ketegangan hubungan dagang antara...

Ilustrasi kilang minyak di China terkait impor minyak Iran dan penolakan sanksi Amerika Serikat.

Isu Damai Iran Dorong Pelemahan Dolar AS

BERIKABARNEWS l – Isu damai antara Amerika Serikat...

Ilustrasi - Pergerakan dolar AS melemah di pasar global akibat sentimen damai Iran.

Iran Klaim Menang, AS Disebut Terima Syarat Gencatan Senjata

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Ketegangan bersenjata antara Iran...

Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi saat memberikan pernyataan di Jakarta.

Serangan Israel di Gaza Tewaskan 10 Orang, Ancam Rencana Damai AS

BERIKABARNEWS l – Situasi di Jalur Gaza kembali...

Korban serangan udara Israel di dekat sekolah pengungsian Jalur Gaza.

Trump Ultimatum Iran 24 Jam soal Selat Hormuz

BERIKABARNEWS l – Ketegangan di Timur Tengah kembali...

Presiden AS Donald Trump menyampaikan ultimatum kepada Iran terkait blokade Selat Hormuz.

Hamas Tolak Bahas Pelucutan Senjata Sebelum Gencatan Senjata

BERIKABARNEWS l – Ketegangan diplomasi di Jalur Gaza...

juru bicara sayap militer Hamas menyampaikan pernyataan terkait penolakan pelucutan senjata di Gaza.

berita terkini