BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan bahwa keberadaan masjid di Kota Pontianak memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi umat.
Hal itu disampaikannya saat Safari Ramadan dan Salat Tarawih bersama jamaah di Masjid Al Akbar, Gang Karya Baru, Kelurahan Parit Tokaya, Kecamatan Pontianak Selatan, Kamis (19/2/2026) malam.
Menurut Edi, masjid memiliki fungsi yang luas dalam kehidupan masyarakat. Selain menjadi tempat beribadah, masjid juga berperan sebagai ruang kebersamaan, pusat aktivitas umat, hingga turut mendorong pembangunan kota dari sisi sosial, budaya, dan ekonomi.
“Masjid dapat menjadi pusat kegiatan umat dan tempat yang nyaman untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kota Pontianak,” ujarnya.
Ia menyebut, secara keseluruhan terdapat ratusan masjid di Kota Pontianak. Sebagian besar dalam kondisi baik, namun ada pula yang masih memerlukan perawatan dan peningkatan fasilitas agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
Baca Juga : Pasar Juadah Masjid Raya Mujahidin Diserbu Warga, 108 Stan Sajikan Menu Bukber Terbaik
Pemerintah Kota Pontianak, lanjutnya, terus mendorong pemeliharaan serta peningkatan sarana dan prasarana masjid agar tetap representatif sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan.
Edi juga menegaskan bahwa pembangunan kota dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi wilayah, baik di kawasan permukiman, perkantoran, maupun perdagangan, agar berjalan merata dan berkelanjutan.
“Dalam pelaksanaannya, tentu kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat sangat diperlukan, terutama untuk program-program yang membutuhkan anggaran besar,” tutupnya.*
