Cap Go Meh 2026 Resmi Ditutup, Singkawang Kian Bersinar sebagai Kota Toleran

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie memukul loku saat penutupan Festival Cap Go Meh 2026 di Stadion Kridasana Singkawang.

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Rangkaian Perayaan Imlek 2577 dan Festival Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang resmi berakhir di Stadion Kridasana, Rabu (4/3/2026) malam. Penutupan berlangsung khidmat dan semarak, ditandai dengan pemukulan loku oleh Wali Kota Singkawang bersama unsur Forkopimda dan panitia pelaksana.

Selama lebih dari dua pekan, Singkawang dipenuhi kemeriahan. Ribuan lampion dan ornamen khas menghiasi sudut kota, menarik perhatian wisatawan domestik hingga mancanegara.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menegaskan festival tahun ini mengusung tema “Budaya Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”.

Menurutnya, perayaan tersebut menjadi bukti bahwa keberagaman etnis dan budaya adalah kekuatan utama daerah.

“Kita telah membuktikan bahwa keragaman etnis dan budaya adalah kekuatan utama Singkawang. Festival ini telah berevolusi dari upacara keagamaan menjadi festival kebudayaan yang menjadi identitas kebanggaan kita bersama,” ujarnya.

Puncak kemeriahan berlangsung pada 3 Maret melalui Pawai Tatung yang legendaris. Atraksi budaya yang sarat makna ini tidak hanya menyedot ribuan pengunjung, tetapi juga memberi dampak nyata bagi ekonomi kreatif dan pelaku UMKM lokal, termasuk dalam Festival Kuliner yang digelar selama rangkaian acara.

Baca Juga : Singkawang Bergemuruh! 727 Tatung Meriahkan Puncak Cap Go Meh 2577

Keberhasilan penyelenggaraan festival tak lepas dari kolaborasi panitia di bawah kepemimpinan Mimi Hetty Layani dan Bun Cin Thong, serta dukungan TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga para sponsor dan peserta lomba mobil hias.

“Kerja keras seluruh pihak telah menghidupkan sektor pariwisata kita dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” tambah Tjhai Chui Mie.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Singkawang menyerahkan penghargaan kepada sejumlah institusi pendukung seperti TNI, Polri, Brimob, Satpol PP, hingga Badan Pemadam Kebakaran Swasta atas dedikasi menjaga keamanan selama festival berlangsung.

Meski sukses besar, evaluasi tetap menjadi perhatian untuk penyelenggaraan mendatang. “Atas nama Pemerintah Kota Singkawang, kami memohon maaf jika masih ada kekurangan. Evaluasi tahun ini akan menjadi modal penting agar perayaan tahun depan jauh lebih baik lagi,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya Festival Cap Go Meh 2026, Singkawang kembali menegaskan posisinya sebagai kota toleran yang mampu merawat tradisi sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi daerah.*

 

Sumber :

MC Singkawang

Amirullah: MTQ Kalbar Jadi Ajang Silaturahmi dan Penguatan Nilai-Nilai Al-Qur’an

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Ketua Lembaga Pengembangan...

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah menerima cinderamata dari Wakil Bupati Kayong Utara dalam Malam Taaruf MTQ ke-34 Kalbar di Kayong Utara, Sabtu (1/8/2026) malam.

Edi Kamtono: Inklusi Keuangan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat mengikuti asesmen TPAKD Award 2026 di Pontive Center, Jumat (31/7/2026) sore.

Wako Edi Optimalkan Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD Kota Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menandatangani berita acara Rapat Paripurna di DPRD Kota Pontianak, Jumat (31/7/2026).

Kite Antar, Aplikasi Transportasi Online Asli Pontianak Resmi Beroperasi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Aplikasi transportasi online lokal...

Kepala Diskominfo Pontianak Syamsul Akbar dan mitra pengemudi Kite Antar berfoto bersama usai pelepasan menandai beroperasinya layanan tersebut di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (30/7/2026).

Bareskrim Tangkap Pemuda Pontianak, Diduga Kelola Platform Phishing Internasional

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Direktorat Tindak Pidana Siber...

Ilustrasi - Bareskrim Polri mengungkap kasus platform phishing internasional yang diduga dikelola pemuda Pontianak.

Kreasi Sungai Putat Sulap Limbah Organik Jadi Pangan Mandiri di Pontianak Utara

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kelompok Kreasi Sungai Putat...

Kreasi Sungai Putat mengembangkan budidaya maggot di Siantan Hilir Pontianak Utara.

berita terkini