Menteri Wihaji dan TP PKK Kalbar Salurkan MP-ASI untuk Cegah Stunting

Menteri Wihaji bersama TP PKK Kalbar menyalurkan bantuan MP-ASI kepada ibu hamil dan balita dalam upaya pencegahan stunting di Pontianak.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Upaya percepatan penurunan angka stunting di Kalimantan Barat terus diperkuat. Wihaji bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kalbar menyalurkan bantuan makanan pendamping ASI (MP-ASI) bagi ibu hamil dan balita di Aula Palang Merah Indonesia Kalbar, Pontianak, Sabtu (7/3/2026).

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat intervensi gizi langsung kepada masyarakat sekaligus mendukung program nasional Program Bangga Kencana yang dijalankan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Kabid I TP PKK Kalbar, Ny. Donata Dirasig Krisantus, menegaskan bahwa pendampingan keluarga tidak boleh berhenti di tingkat administratif. Menurutnya, program pencegahan stunting harus benar-benar menyentuh masyarakat hingga ke tingkat paling bawah.

Dengan dukungan kader PKK, Posyandu, bidan, hingga petugas keluarga berencana di tingkat RT dan RW, bantuan ini diharapkan dapat tepat sasaran. Kehadiran Tim Pendamping Keluarga di lapangan dinilai sangat penting untuk memastikan edukasi kesehatan serta pemenuhan gizi dapat diterima langsung oleh keluarga yang membutuhkan.

Melalui program ini, ibu hamil dan ibu menyusui juga mendapatkan tambahan asupan nutrisi guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sejak masa kehamilan. Upaya tersebut diharapkan mampu menekan risiko stunting sejak dini.

Baca Juga : Kunjungi Pontianak, Menteri Wihaji Dorong Penguatan Tim Pendamping Keluarga

Selain bantuan pangan, pemerintah juga memberikan dukungan sarana transportasi berupa sepeda motor bagi para petugas lapangan. Fasilitas ini disiapkan untuk membantu petugas menjangkau wilayah-wilayah yang memiliki keterbatasan akses, terutama di daerah pelosok Kalimantan Barat.

Dengan adanya dukungan operasional tersebut, petugas diharapkan dapat lebih aktif melakukan pendampingan keluarga serta memastikan layanan kesehatan dan edukasi gizi dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.

Langkah kolaboratif antara TP PKK dan Tim Pendamping Keluarga ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Barat.

Melalui intervensi gizi yang konsisten dan edukasi yang berkelanjutan, angka stunting di daerah ini diharapkan dapat ditekan secara signifikan.

Sinergi lintas sektor ini juga menunjukkan bahwa kerja sama antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan para relawan di lapangan menjadi kunci penting dalam membangun generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.*

Hardiknas 2026, Gubernur Ria Norsan Genjot Akses Pendidikan Kalbar, Target Zero Dropout

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Peringatan Hari Pendidikan Nasional...

Gubernur Kalbar Ria Norsan mendorong akses pendidikan dan program zero dropout.

Bimtek Hanura Perdana di Kalbar Dongkrak Ekonomi, Ria Norsan Apresiasi OSO

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Suasana pembukaan Bimtek Hanura di Pontianak yang dihadiri Gubernur Kalbar, Ria Norsan dan OSO, di Hotel Novotel Pontianak (1/5/2026).

May Day 2026, Ria Norsan Tekankan Perlindungan dan Hak Buruh

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Peringatan Hari Buruh Internasional...

Gubernur Ria Norsan saat kunjungan ke Disnakertrans Kalbar pada May Day 2026 membahas perlindungan buruh.

Gubernur Ria Norsan Tegaskan Kesejahteraan Buruh Kalbar Jadi Prioritas

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Peringatan Hari Buruh Internasional...

Gubernur Ria Norsan menyampaikan pesan May Day 2026 tentang kesejahteraan buruh Kalbar.

OSO: Legislator Harus Berani dan Berpihak pada Rakyat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ketua Umum Partai Hanura,...

Osman Sapta Odang membuka Bimteknas Hanura di Pontianak bersama Yusril Ihza Mahendra, (1/4/2026).

Wagub Krisantus Dorong Percepatan Tol Pontianak–Kijing dan Infrastruktur Strategis

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan saat melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Koordinator Infrastruktur di Jakarta.

berita terkini