BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) menyusun kebijakan publik berbasis data melalui Workshop Penyusunan Policy Brief Tahun 2026.
Kegiatan yang digelar di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (1/4/2026), ini bertujuan meningkatkan kemampuan ASN dalam merumuskan kebijakan yang tidak hanya administratif, tetapi juga solutif dan berdampak nyata.
Dalam arahannya, Ria Norsan menegaskan bahwa di era keterbukaan informasi, setiap kebijakan harus memiliki dasar yang kuat serta mampu menjawab tantangan di lapangan secara efektif.
“Policy brief harus ringkas, padat, dan berbasis data agar keputusan yang diambil tepat sasaran dan tetap sesuai regulasi,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa indikator kinerja ASN kini telah bergeser. Tidak lagi berfokus pada penyerapan anggaran, melainkan pada sejauh mana manfaat kebijakan dirasakan masyarakat.
Melalui penyusunan policy brief yang berkualitas, pemerintah diharapkan mampu menghadirkan tata kelola yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan publik.
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Dorong Ekspor Arwana Maju pesat
Workshop ini juga menjadi bagian dari persiapan Kalimantan Barat dalam menyambut Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Tahun 2026. Program tersebut ditujukan untuk mencetak pemimpin birokrasi yang kompeten dan berdaya saing.
Dengan kemampuan analisis kebijakan yang kuat, para ASN diharapkan mampu menghadirkan inovasi serta solusi nyata di lingkungan kerja masing-masing.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat optimistis, melalui pelatihan berkelanjutan ini, akan lahir kebijakan publik yang lebih implementatif dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan serta kesejahteraan masyarakat.*
