IPM Kalbar 72,09, Pemprov Perluas Akses Pendidikan

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat menyampaikan program peningkatan pendidikan dan digitalisasi sekolah di Pontianak beberapa waktu yang lalu.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat sektor pendidikan sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Langkah ini dilakukan melalui perluasan akses pendidikan yang inklusif serta percepatan digitalisasi di lingkungan sekolah.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyampaikan bahwa komitmen tersebut didorong oleh capaian positif Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar yang mencapai angka 72,09 pada tahun 2025.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan agar lebih merata dan berdaya saing.

“Pendidikan menjadi fondasi utama dalam pembangunan daerah. Kita harus memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas,” ujarnya.

Untuk mendukung pemerataan pendidikan, Pemprov Kalbar menjalankan sejumlah program strategis yang langsung menyasar kebutuhan siswa dan satuan pendidikan.

Salah satunya adalah program digitalisasi sekolah melalui penyediaan akses internet gratis. Program ini bertujuan mendukung proses pembelajaran berbasis teknologi serta meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.

Selain itu, pemerintah juga memberikan subsidi biaya pendidikan atau SPP bagi siswa guna meringankan beban ekonomi keluarga. Program ini diharapkan dapat mencegah anak putus sekolah sekaligus meningkatkan angka partisipasi pendidikan.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Soroti Peran Keluarga Tangkal Radikalisme di Era Digital

Pemprov Kalbar juga melakukan penanganan khusus terhadap anak tidak sekolah dengan mendorong mereka kembali mendapatkan akses pendidikan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjamin hak belajar bagi seluruh anak.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan pendidikan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, sehingga diperlukan dukungan dari dunia usaha dan berbagai pihak terkait.

“Kita ingin menyiapkan generasi unggul Kalimantan Barat yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Dengan penguatan sarana digital serta bantuan pendidikan yang tepat sasaran, Pemprov Kalbar optimistis kualitas pendidikan di daerah akan terus meningkat. Upaya ini diharapkan mampu melahirkan SDM yang kompetitif, baik di tingkat nasional maupun global.*

Maulid Nabi di Pontianak, Ria Norsan Ajak Umat Teladani Akhlak Rasulullah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menghadiri Maulid Nabi di Pondok Pesantren Raudlatul Muhibbin Pontianak.

Pemprov Kalbar Siap Sukseskan Apresiasi Pemerintah Daerah Regional Kalimantan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Sekda Kalbar Harisson mengikuti rapat persiapan Apresiasi Pemerintah Daerah Regional Kalimantan di Jakarta.

Harumkan Nama Kalbar, Farhan Dirga Tembus 3 Besar Cangkir Barista 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Barista asal Kalimantan Barat,...

Farhan Dirga barista Segitiga Coffee asal Kalbar meraih Juara 3 Cangkir Barista Championship 2026.

Polda Kalbar Terima 300 Brimob, Pasukan Karhutla Disebar ke 8 Kabupaten

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Polda Kalimantan Barat menerima...

Kapolda Kalbar Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar memimpin apel penerimaan 300 personel BKO Brimob untuk penanganan karhutla di Kalimantan Barat. (Foto: Polda Kalbar)

300 Personel Brimob Kaltim-Bali Dikirim ke Kalbar untuk Tangani Karhutla

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Polri mengerahkan 300 personel...

300 personel Brimob Kaltim dan Bali diberangkatkan ke Kalbar untuk menangani karhutla. (Foto: Polri)

Hotspot Kalbar Turun Jadi 28 Titik, Menhut Ingatkan Jangan Lengah

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Jumlah titik panas...

Menhut Raja Juli Antoni dan Gubernur Kalbar Ria Norsan meninjau lokasi karhutla di Desa Rasau Jaya 3, Kubu Raya.

berita terkini