Tanpa Jangkar di Perairan Bintulu, Kapal Tunda Diawaki 4 WNI Ditahan

Kapal tunda yang ditahan Maritim Malaysia di perairan Bintulu karena diduga beroperasi tanpa jangkar. (Foto: facebook.com/maritimmalaysia)

BERIKABARNEWS l BINTULU – Sebuah kapal tunda atau tugboat ditahan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (Maritim Malaysia) Zona Maritim Bintulu setelah diduga beroperasi tanpa dilengkapi jangkar di perairan Bintulu, Sarawak.

Kapal tunda tersebut diawaki delapan orang, termasuk empat Warga Negara Indonesia (WNI). Salah satu WNI diketahui merupakan nakhoda kapal.

Direktur Zona Maritim Bintulu, Kapten Maritim Muhammad Suffian Eldine Abdullah, mengatakan penindakan dilakukan pada Jumat lalu sekitar pukul 16.25 waktu setempat. Kapal berada di posisi 2,6 mil laut barat laut Kuala Kemena.

Penahanan dilakukan ketika petugas melaksanakan operasi rutin Op PERMAI 01/2019 dan Op TIRIS 4.0.

Baca Juga : Lewat Jalur Ilegal Biawak, Penyelundupan Barang ke Indonesia Digagalkan

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan kapal tunda tersebut tidak dilengkapi jangkar. Peralatan tersebut merupakan salah satu perlengkapan keselamatan yang wajib tersedia di kapal.

Kapal itu diduga melanggar Pasal 300 Merchant Shipping Ordinance (MSO) 1952.

Selain empat WNI, kapal tersebut juga diawaki empat warga Malaysia. Seluruh kru dan kapal kemudian dikawal ke Pusat Penahanan Kapal Zona Maritim Bintulu.

Kasus ini selanjutnya diserahkan kepada Pegawai Penyidik Maritim Malaysia untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga : 59 WNI Dideportasi dari Sarawak, KJRI Kuching Fasilitasi Pemulangan

Muhammad Suffian menegaskan pemilik dan operator kapal wajib memastikan seluruh persyaratan keselamatan dipenuhi untuk mengurangi risiko kecelakaan di laut.

“Maritim Malaysia tidak akan berkompromi dengan kapal mana pun yang gagal mematuhi peraturan dan undang-undang keselamatan maritim negara. Penegakan hukum akan terus ditingkatkan agar perairan Malaysia tetap aman dan tertib,” tegasnya.

Maritim Malaysia juga mengimbau masyarakat dan pelaku kegiatan maritim untuk selalu mematuhi peraturan pelayaran. Jika menemukan pelanggaran atau kondisi darurat di laut, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat 999, Pusat Operasi Zona Maritim Bintulu,  atau Pusat Operasi Maritim Negeri Sarawak.*

Akhirnya Hadir di Sarawak, IKEA Buka Toko Pertama di Kuching

BERIKABARNEWS l KUCHING – IKEA Malaysia akhirnya memperluas...

IKEA akan membuka toko pertama di Kuching, Sarawak, pada Desember 2026. (Foto: instagram.com/ikeamalaysia)

Lewat Jalur Ilegal Biawak, Penyelundupan Barang ke Indonesia Digagalkan

BERIKABARNEWS l LUNDU – Upaya penyelundupan barang terkontrol...

Tentara Malaysia menggagalkan penyelundupan barang ke Indonesia melalui jalur ilegal Biawak, Sarawak. (Foto: Suara Sarawak)

Kualitas Udara Tak Sehat, Kuching Liburkan Sekolah

BERIKABARNEWS l KUCHING – Jabatan Pendidikan Negeri Sarawak...

Kondisi kabut asap menyelimuti kawasan Kuching, Sarawak, saat kualitas udara memburuk.

Mahasiswa Polnep Kunjungi Proyek Transportasi Masa Depan di Kuching

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 90 mahasiswa Jurusan...

Mahasiswa Polnep mengunjungi proyek Kuching Urban Transportation System di Sarawak untuk mempelajari teknologi ART. (Foto: Suara Sarawak)

Dalam 7 Bulan, Sarawak Tahan 9500 Orang Kasus Narkoba

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 9.554 orang ditahan...

Menteri Kesejahteraan Wanita, Kanak-kanak dan Kesejahteraan Komunitas Sarawak Datuk Seri Fatimah Abdullah saat rapat bersama delegasi DPPM di Kuching. (Foto: Suara Sarawak)

59 WNI Dideportasi dari Sarawak, KJRI Kuching Fasilitasi Pemulangan

BERIKABARNEWS l TEBEDU – Sebanyak 59 Warga Negara...

KJRI Kuching mendampingi pemulangan 59 WNI yang dideportasi dari Sarawak melalui Entikong

berita terkini