Meta Rilis Muse Spark, AI ‘Superintelijen’ Andalan Zuckerberg

CEO Meta Mark Zuckerberg memperkenalkan Muse Spark, model AI superintelijen terbaru untuk platform digital Meta.

BERIKABARNEWS l – Meta Platforms resmi meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) terbaru bernama Muse Spark. Produk ini menjadi tonggak awal dari ambisi besar perusahaan dalam mengembangkan teknologi “superintelijen”.

Peluncuran ini sekaligus menjawab tekanan investor terhadap besarnya investasi Meta di sektor AI. Respons pasar pun langsung terlihat, dengan saham Meta melonjak hampir 7 persen setelah pengumuman resmi dilakukan.

CEO Meta, Mark Zuckerberg, sebelumnya menggelontorkan dana hingga US$14,3 miliar untuk memperkuat tim AI, termasuk merekrut Alex Wang dan para insinyur terbaik di bidangnya.

Muse Spark merupakan bagian dari keluarga model AI internal dengan kode “Avocado”. Model ini dirancang untuk meningkatkan daya saing Meta di tengah ketatnya persaingan industri kecerdasan buatan global.

Meta mengklaim Muse Spark memiliki performa tinggi meski tetap ringan dan cepat. AI ini mampu menjawab pertanyaan kompleks di berbagai bidang, mulai dari sains, matematika, hingga kesehatan.

Dalam waktu dekat, Muse Spark akan mulai menggantikan model Llama yang selama ini digunakan di berbagai platform populer Meta, seperti WhatsApp, Instagram, dan Facebook, serta perangkat kacamata pintar milik Meta.

Tak hanya unggul dalam performa, Muse Spark juga menghadirkan berbagai fitur praktis untuk kebutuhan sehari-hari. Pengguna dapat memanfaatkan AI ini untuk menghitung estimasi kalori dari makanan melalui kamera, hingga melakukan simulasi penataan furnitur secara virtual.

Baca Juga : Google Perketat Gemini AI Usai Gugatan, Fitur Kesehatan Mental Diperbarui

Salah satu fitur unggulan yang diperkenalkan adalah mode “Contemplating”, yang memungkinkan beberapa agen AI bekerja secara paralel untuk meningkatkan kemampuan analisis.

Sebagai contoh, saat merencanakan liburan, satu agen AI dapat menyusun itinerary perjalanan, sementara agen lainnya mencari aktivitas yang sesuai, seperti wisata ramah anak.

Dengan basis pengguna mencapai 3,5 miliar orang di seluruh platformnya, Meta optimistis integrasi AI ini akan memberikan keunggulan kompetitif yang signifikan.

Meski demikian, Zuckerberg menegaskan bahwa Muse Spark masih merupakan langkah awal dalam pengembangan teknologi AI perusahaan.

“Model ini adalah fondasi. Yang terpenting adalah menunjukkan kecepatan perkembangan yang sedang kami capai,” ujarnya.

Langkah ini menegaskan ambisi Meta untuk tidak sekadar mengikuti tren, tetapi menjadi pemain utama dalam industri AI global melalui integrasi teknologi di seluruh ekosistem digitalnya.*

 

Sumber :

Reuters

Meta One Resmi Hadir, Apa Saja Fitur AI yang Bisa Dinikmati Pengguna?

BERIKABARNEWS l – Meta Platforms resmi meluncurkan layanan...

Meta One menghadirkan lebih dari 50 fitur AI untuk pengguna Instagram, Facebook, dan WhatsApp. (Foto: Meta)

Anthropic Kejar IPO Fantastis, Nvidia Berpotensi Jadi Investor Jangkar

BERIKABARNEWS l – Startup kecerdasan buatan (AI) Anthropic...

Anthropic dikabarkan menyiapkan IPO dengan Nvidia sebagai investor jangkar. (x.com/AnthropicAI)

iPhone Duo Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi iPhone Lipat Pertama Apple

BERIKABARNEWS l – Apple resmi memperkenalkan iPhone Duo,...

Apple memperkenalkan iPhone Duo sebagai iPhone lipat pertama dengan chip A20 Pro. (Foto: apple.com)

Sony dan Warner Music Klaim Anthropic Bajak Ratusan Lirik untuk AI Claude

BERIKABARNEWS l – Sony Music dan Warner Music...

Sony Music dan Warner Music menggugat Anthropic terkait dugaan penggunaan lirik berhak cipta untuk melatih AI Claude. (Foto: unsplash.com/@solenfeyissa)

Tokoh-Tokoh Besar AI Dunia Akan Berkumpul di Pertemuan G20 AS

BERIKABARNEWS l – Sejumlah tokoh besar di industri...

CEO Nvidia Jensen Huang dijadwalkan menghadiri pertemuan G20 bertema teknologi dan kecerdasan buatan di Amerika Serikat. (Foto: Forbes)

Google Perluas Gemini Enterprise dengan AI Khusus untuk Industri Hukum

BERIKABARNEWS l – Google memperluas layanan kecerdasan buatan...

Ilustrasi Gemini Enterprise for Legal, AI Google khusus untuk industri hukum. (Foto: unsplash.com/@rubaitulazad)

berita terkini