BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2027 di Aula Garuda, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah pembangunan daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dalam sambutannya, Ria Norsan menegaskan bahwa pembangunan ke depan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan layanan dasar, serta penguatan konektivitas antarwilayah.
Ia juga menyoroti tantangan keterbatasan fiskal yang dihadapi daerah. Menurutnya, pemerintah tidak bisa hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan perlu membuka ruang kolaborasi dengan sektor swasta dan pemerintah pusat.
Sinergi ini dinilai penting untuk mendukung pembiayaan berbagai program strategis yang berdampak langsung pada masyarakat.
“Pembangunan ke depan harus diarahkan pada penguatan struktur ekonomi dan tata kelola yang responsif. Sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi fondasi utama kita,” tegasnya.
Dalam Musrenbang tersebut, Ria Norsan juga meluncurkan inovasi bertajuk DESA SAKTI. Program ini dirancang sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pendidikan, khususnya dalam menekan angka anak putus sekolah di wilayah pedesaan Kalimantan Barat.
Melalui program ini, pemerintah berharap akses pendidikan dapat semakin merata sekaligus meningkatkan kualitas SDM secara berkelanjutan.
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Percepat Digitalisasi Budaya Kerja ASN Kalbar
Selain itu, arah pembangunan Kalimantan Barat tahun 2027 difokuskan pada penguatan ekonomi melalui hilirisasi dan pengembangan UMKM, peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, percepatan transformasi digital untuk mendukung konektivitas wilayah, serta pembangunan infrastruktur yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
Menutup sambutannya, Ria Norsan menyampaikan optimisme bahwa Kalimantan Barat mampu menjadi daerah yang lebih kompetitif di tengah tantangan global.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan terus memperkuat sinergi demi mewujudkan kesejahteraan bersama.
“Mari kita jaga kekompakan. Bersama, kita wujudkan Kalimantan Barat yang lebih kompetitif, rukun, dan sejahtera,” pungkasnya.*
