Gubernur Ria Norsan Percepat Digitalisasi Budaya Kerja ASN Kalbar

Gubernur Kalbar Ria Norsan saat rapat daring membahas digitalisasi ASN.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, terus mendorong percepatan digitalisasi dalam budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah. Langkah ini dinilai penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Arahan tersebut disampaikan dalam rapat konsolidasi yang digelar secara daring pada Senin (20/4/2026). Dalam kesempatan itu, Ria Norsan menekankan pentingnya perubahan pola pikir ASN agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Digitalisasi yang didorong pemerintah diarahkan untuk mempercepat penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di seluruh perangkat daerah. Menurut Ria Norsan, transformasi ini bukan sekadar penggunaan sistem digital, tetapi juga perubahan cara kerja agar lebih efektif dan berorientasi pada hasil.

“Digitalisasi bukan hanya soal alat, tetapi bagaimana kita bisa bekerja lebih cerdas, efisien, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Melalui digitalisasi, pemerintah menargetkan efisiensi anggaran operasional sekaligus peningkatan produktivitas ASN. Proses birokrasi yang sebelumnya panjang diharapkan dapat dipangkas sehingga pelayanan publik menjadi lebih cepat dan transparan.

Selain itu, kebijakan kerja fleksibel seperti Work From Home (WFH) juga menjadi bagian dari strategi untuk mendukung efisiensi dan percepatan transformasi digital.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan: Adab dan Marwah Melayu Jadi Tameng di Era Digital

Meski mendorong digitalisasi, pemerintah memastikan layanan publik tetap berjalan optimal. Unit layanan yang membutuhkan kehadiran langsung, seperti fasilitas kesehatan dan layanan darurat, tetap beroperasi normal.

ASN yang bekerja secara fleksibel juga diwajibkan menjaga kinerja melalui sistem monitoring berbasis digital yang telah disiapkan.

Dengan transformasi ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menargetkan terbentuknya ASN yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan era digital. Kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota juga terus diperkuat agar implementasi berjalan merata.

Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan sistem pemerintahan yang lebih transparan, efektif, dan berdampak nyata bagi masyarakat Kalimantan Barat.*

Munas VIII PSMTI, Krisantus Tekankan Pentingnya Harmoni Kebhinnekaan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Wakil Gubernur Kalimantan Barat...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan menghadiri Munas VIII PSMTI di Jakarta.

Puncak Karhutla Kalbar, Perusahaan Sawit Diminta Pastikan Konsesi Bebas Api

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan memimpin rapat koordinasi penanggulangan puncak karhutla 2026 di Pontianak.

Porprov XIV Kalbar 2026 Siap Digelar, Logo dan Maskot Diperkenalkan

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pekan Olahraga Provinsi...

Gubernur Kalbar Ria Norsan dan Ketua KONI Kalbar Daud Yordan meluncurkan logo dan maskot Porprov XIV Kalbar 2026.

Karhutla Kapuas Hulu, TP-PKK Kalbar Salurkan Bantuan Logistik

BERIKABARNEWS l KAPUAS HULU – Kebakaran hutan dan...

TP-PKK Kalbar menyalurkan bantuan logistik untuk warga dan petugas pemadam karhutla di Kapuas Hulu. (Res-Kapuas Hulu)

Usir Kabut Asap Karhutla Kalbar, BNPB Kerahkan Dua Pesawat Cassa

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – BNPB mengerahkan dua unit...

Rapat koordinasi penanganan karhutla di Pontianak, Kalbar, Jumat (4/9/2026).

Ria Norsan Ungkap Hotspot Karhutla Kalbar Turun Drastis Jadi 100 Titik

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Gubernur Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan mengikuti rakor penanganan karhutla di Lanud Supadio, Kubu Raya.

berita terkini