BERIKABARNEWS l SUKADANA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kayong Utara bersama Pemerintah Kabupaten Kayong Utara memperkuat sinergi dalam memetakan potensi ekonomi daerah melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Kolaborasi tersebut dibahas saat Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menerima kunjungan silaturahmi Kepala BPS Kayong Utara, Sugeng Junedi, beserta jajaran di Ruang Rapat Bupati, Sukadana, Jumat (8/5/2026).
Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya bersama untuk menyukseskan agenda nasional yang digelar setiap 10 tahun sekali sekaligus memperkuat kualitas data pembangunan daerah.
Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menegaskan bahwa data yang akurat dan reliabel menjadi dasar penting dalam menentukan arah kebijakan pemerintah daerah.
Menurutnya, perencanaan pembangunan dan penyusunan anggaran harus didukung data yang valid agar program pemerintah benar-benar tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Kita mendukung penuh sesuai kapasitas yang ada. Pemanfaatan data dasar sangat vital, terutama untuk perencanaan anggaran dan formulasi kebijakan publik. Membuat kebijakan tanpa data yang valid tentu hasilnya tidak akan maksimal,” ujar Romi Wijaya.
Ia menambahkan, Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi instrumen penting untuk memetakan sektor usaha dan potensi ekonomi di Kabupaten Kayong Utara sehingga pembangunan ekonomi daerah dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
Baca Juga : Lepas Jemaah Haji Kubu Raya, Sujiwo Titip Doa untuk Daerah
Kepala BPS Kayong Utara, Sugeng Junedi, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan amanah undang-undang yang bertujuan memberikan gambaran menyeluruh mengenai aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia mengatakan, pendataan nantinya tidak hanya mencakup sektor ekonomi konvensional, tetapi juga perkembangan ekonomi digital yang saat ini terus tumbuh pesat.
“Pendataan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari karakteristik usaha hingga perkembangan ekonomi digital yang saat ini terus tumbuh pesat. Sektor ini memiliki potensi besar yang perlu kita petakan secara komprehensif agar bisa masuk dalam perencanaan pembangunan ke depan,” jelas Sugeng Junedi.
Menurutnya, hasil sensus diharapkan mampu menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan ekonomi yang lebih adaptif dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Baca Juga : Wujudkan Apresiasi Nyata, Bupati Sujiwo Siapkan Pembangunan Gedung PGRI Kubu Raya
BPS Kayong Utara juga mengajak masyarakat dan para pelaku usaha untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang jujur dan akurat.
Partisipasi masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor utama keberhasilan sensus agar seluruh potensi ekonomi daerah dapat terdata secara menyeluruh.
Dengan data yang lengkap dan berkualitas, pemerintah diharapkan mampu menyusun program penguatan ekonomi lokal yang lebih efektif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Kayong Utara secara berkelanjutan.*
Sumber :
Prokopim KKU
