BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan mendorong Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) menjadi sarana mencetak generasi Qur’ani yang mampu memahami, mencintai, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan Bahasan usai menutup rangkaian MTQ XXXIV Tingkat Kecamatan Pontianak Selatan di Kantor Camat Pontianak Selatan, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, MTQ bukan hanya sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat syiar Islam sekaligus membentuk karakter generasi muda yang religius, cerdas, dan berakhlak mulia.
“Alhamdulillah, rangkaian kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an XXXIV Tingkat Kecamatan Pontianak Selatan Tahun 2026 telah terlaksana dengan baik, tertib, dan penuh semangat kebersamaan,” ujarnya.
Baca Juga : Inspektur Tina Soroti Pentingnya Tata Kelola dan Ketelitian OPD
Dalam kesempatan itu, Bahasan turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan hakim, peserta, pembina, serta semua pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan MTQ tahun ini.
Ia juga memberikan ucapan selamat kepada peserta yang berhasil meraih prestasi. Menurutnya, capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan membaca, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an.
Sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, Bahasan meminta agar tetap semangat dan terus mengasah kemampuan.
“Nilai terbesar dari MTQ ini bukan hanya pada gelar juara, melainkan pada usaha memahami, mencintai, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Baca Juga : DLH Pontianak Gerakkan Warga Jaga Kebersihan Parit dan Drainase
Mengusung tema “MTQ XXXIV sebagai Gerakan Transformasi Menuju Kota Pontianak yang Qur’ani, Cerdas, Berkarakter dan Adaptif”, Bahasan berharap semangat syiar Al-Qur’an terus tumbuh di lingkungan keluarga, dunia pendidikan, tempat kerja, hingga kehidupan sosial masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pembinaan qari dan qariah, hafiz dan hafizah, serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya di Kota Pontianak.
Menurut Bahasan, pembinaan generasi Qur’ani menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun masyarakat yang harmonis, berkarakter, dan memiliki nilai moral yang kuat.
“Semoga dari Kecamatan Pontianak Selatan akan lahir generasi Qur’ani yang mampu mengharumkan nama Kota Pontianak di tingkat yang lebih tinggi,” tutupnya.*
Sumber :
Prokopim
