Anggaran MBG Kalbar 16,8 Miliar Perhari

Ilustrasi - Program Makan Bergizi Gratis di Kalimantan Barat dengan dukungan anggaran Rp16,8 miliar per hari. (Foto: BGN)

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,8 miliar per hari untuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Barat. Dana jumbo tersebut digunakan untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, mengatakan anggaran itu disalurkan agar program MBG dapat berjalan merata di seluruh wilayah Kalbar.

Program Makan Bergizi Gratis menjangkau sejumlah kabupaten dan kota, mulai dari Sambas, Mempawah, Sanggau, Ketapang hingga Singkawang. Setiap daerah mendapat dukungan anggaran guna memastikan program strategis nasional tersebut berjalan optimal.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Pastikan MBG Kalbar Berjalan Tepat Sasaran dan Transparan

Besarnya anggaran MBG Kalbar juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja. Dari total Rp16,8 miliar per hari, sekitar Rp2,3 miliar dialokasikan khusus untuk pembayaran upah pekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dana tersebut digunakan untuk menggaji sekitar 22.453 pekerja yang terlibat langsung dalam operasional program MBG di Kalbar. Setiap pekerja menerima upah sebesar Rp100 ribu per hari.

Program ini pun menjadi sumber penghasilan baru bagi ribuan masyarakat yang bekerja dalam distribusi dan penyediaan makanan bergizi.

Baca Juga : Sekda Kalbar Minta ASN Hadirkan Layanan Nyata hingga Pelosok

Selain mendukung pemenuhan gizi, program MBG juga diharapkan mampu memperkuat perputaran ekonomi di Kalimantan Barat. Dana miliaran rupiah yang beredar setiap hari dinilai dapat mendorong pertumbuhan sektor pertanian, peternakan, hingga usaha pangan lokal.

Program MBG di Kalbar juga merupakan bagian dari target nasional pemerintah dalam penyerapan anggaran hingga Rp1 triliun.

Saat ini, realisasi penyerapan anggaran nasional disebut telah mencapai sekitar Rp122 miliar per hari melalui lebih dari 1,2 juta SPPG di berbagai daerah di Indonesia. *

Viral LCC 4 Pilar Kalbar, Siswi SMAN 1 Pontianak Jadi Sorotan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kontroversi penilaian dalam final...

Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda memberikan dukungan kepada siswi SMAN 1 Pontianak usai polemik LCC 4 Pilar Kalimantan Barat viral di media sosial.

Gubernur Ria Norsan Pastikan MBG Kalbar Berjalan Tepat Sasaran dan Transparan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat rapat koordinasi Program Makan Bergizi Gratis di Pendopo Gubernur Kalbar, (11/5/2026).

MPR RI Minta Maaf atas Polemik LCC Empat Pilar 2026 Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – MPR RI menyampaikan permintaan...

Suasana pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalimantan Barat.

Sekda Kalbar Minta ASN Hadirkan Layanan Nyata hingga Pelosok

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan...

Sekda Kalbar Harisson membuka webinar pelayanan publik dan meminta ASN menghadirkan layanan nyata hingga daerah pelosok Kalimantan Barat.

Kejari Pontianak Ubah Lapangan Futsal Sitaan Jadi Rupbasan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat...

Ilustrasi - Bangunan lapangan futsal hasil sitaan korupsi yang dialihfungsikan menjadi Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara di Pontianak.

Gubernur Ria Norsan Dorong IPSI Tingkatkan Prestasi Atlet

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri pelantikan pengurus IPSI Pontianak dan Kubu Raya di Pendopo Gubernur Kalbar.

berita terkini