BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mematangkan pengembangan akses transportasi guna mendukung sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah. Upaya tersebut dibahas langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, saat menerima kunjungan General Manager PT ASDP Cabang Pontianak di ruang kerjanya, Rabu (13/5/2026).
Pertemuan tersebut membahas rencana pengembangan lintasan penyeberangan perintis serta pemetaan jalur wisata baru yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung konektivitas antarwilayah di Kalimantan Barat.
Dalam pertemuan itu, Pemprov Kalbar menyatakan dukungan terhadap langkah PT ASDP dalam memperluas layanan penyeberangan, terutama menuju destinasi wisata unggulan seperti Pulau Lemukutan dan sejumlah kawasan pesisir lainnya.
Menurut Krisantus, konektivitas transportasi menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus mempercepat mobilitas barang dan jasa antarwilayah.
“Kami tentu mendukung setiap langkah pembangunan yang dilakukan ASDP untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan Kalbar. Pengembangan lintasan ini tidak hanya soal transportasi, tapi soal membuka peluang ekonomi baru,” ujarnya.
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan: AVC 2026 Momentum Promosi Kalbar
Meski mendukung pengembangan jalur penyeberangan, Krisantus menegaskan aspek keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama.
Ia mengingatkan karakteristik geografis Kalimantan Barat yang didominasi wilayah perairan menuntut pelayanan transportasi yang aman dan profesional.
Selain keselamatan, kualitas pelayanan kepada masyarakat dan wisatawan juga menjadi perhatian agar pengguna jasa transportasi merasa nyaman saat melakukan perjalanan.
“Pengembangan konektivitas menuju kawasan wisata harus tetap mengedepankan aspek keselamatan dan pelayanan yang profesional. Jika layanan berkualitas, masyarakat dan wisatawan pun akan merasa tenang dan nyaman,” katanya.
Baca Juga : Pemprov Kalbar Gandeng Kemenkumham Lindungi UMKM
Kolaborasi antara Pemprov Kalbar dan PT ASDP diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dengan akses transportasi yang semakin baik, distribusi produk unggulan dari desa wisata hingga wilayah pesisir dinilai akan lebih mudah dan efisien.
Selain mendukung sektor pariwisata, penguatan layanan penyeberangan juga diproyeksikan mampu menekan biaya logistik dan mempercepat pemerataan ekonomi hingga ke daerah pelosok Kalimantan Barat.*
