Rekor! 104 Ribu Pasien dari Luar Negeri Berobat ke RS Sarawak

Salah satu fasilitas robotik di RS Sarawak, yang mendukung layanan wisata medis modern.

BERIKABARNEWS l KUCHING – Industri wisata medis di Sarawak mencatat rekor baru sepanjang 2025. Berdasarkan data Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC), lebih dari 104 ribu pasien dari luar negeri datang berobat ke rumah sakit di Sarawak, meningkat 26,16 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Lonjakan tersebut memperkuat posisi Sarawak sebagai salah satu tujuan wisata medis unggulan di kawasan Asia Tenggara. Mayoritas pasien internasional diketahui berasal dari Indonesia yang hingga kini masih menjadi pasar terbesar sektor layanan kesehatan di wilayah tersebut.

Menteri Pariwisata, Industri Kreatif, dan Seni Pertunjukan Sarawak, Abdul Karim Rahman Hamzah, mengatakan kualitas layanan kesehatan dan kemudahan akses menjadi faktor utama meningkatnya kunjungan pasien asing ke Sarawak.

Menurutnya, rumah sakit di Sarawak kini semakin dipercaya oleh masyarakat luar negeri, khususnya warga Indonesia, untuk mendapatkan pelayanan medis dengan fasilitas yang lengkap dan modern.

Selain sektor wisata medis, Pemerintah Sarawak juga mulai memperkuat pengembangan wisata pendidikan atau educational tourism yang dinilai memiliki prospek jangka panjang.

Baca Juga : Perkuat Layanan Penyakit Dalam, Normah Hadirkan Dr. Sim Sing Yang

Berdasarkan data persetujuan paspor pelajar, jumlah mahasiswa asing yang melanjutkan pendidikan di Sarawak terus meningkat. Pada 2024 tercatat sebanyak 2.183 mahasiswa asing, sementara pada 2025 naik menjadi 2.295 mahasiswa.

“Wisata pendidikan adalah sektor strategis lain yang berpotensi untuk terus menjadi fokus utama Sarawak,” ujar Abdul Karim saat sidang penutupan debat Mosi Penghargaan atas Pidato Yang di-Pertua Negeri Sarawak di Dewan Undangan Negeri Sarawak, Rabu (20/5/2026).

Di tengah dinamika global, Pemerintah Sarawak juga terus memperkuat sektor wisata domestik melalui kampanye “Sia Sitok Sarawak 5.0”. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas industri pariwisata di tengah ketidakpastian geopolitik dunia.

Wisata domestik sendiri tercatat menyumbang sekitar 43,63 persen dari total kunjungan wisatawan atau setara 2,17 juta pengunjung sepanjang tahun lalu.

Sarawak kini juga fokus memperluas promosi wisata regional melalui kampanye “Gateway to Borneo” dengan menyasar pasar ASEAN serta negara-negara Asia Timur dan Asia Selatan seperti China, Jepang, Taiwan, Korea Selatan, dan India.

Baca Juga : Layanan Bedah di Normah Makin Lengkap, Hadirkan Dokter Ahli Dr Syed Abdul Wahhab

Tak hanya itu, pasar Oseania seperti Australia dan Selandia Baru turut menunjukkan tren positif.

Sepanjang Januari hingga Maret 2026, lebih dari 6.000 wisatawan dari kawasan tersebut tercatat berkunjung ke Sarawak.

Dengan peningkatan fasilitas kesehatan, promosi wisata yang agresif, dan konektivitas penerbangan yang semakin baik, Sarawak optimistis mampu terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata medis dan pariwisata unggulan di kawasan Borneo. (ndo)

Diare Anak Mengintai, Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Penanganannya

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kasus diare pada anak...

Perawat RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie, Afrilia memberikan edukasi tentang diare pada anak, (17/9/2026).

Waspada Diare Saat Kabut Asap, Jangan Abaikan PHBS

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Masyarakat diminta tidak hanya...

Apoteker RSUD SSMA Pontianak Fikri Destari memberikan edukasi pencegahan diare saat kabut asap.

‘Melangkah untuk Sehat’, RSUD SSMA Pontianak Ajak Warga Kenali Kondisi Tubuh

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – RSUD Sultan Syarif Mohamad...

Tim fisioterapis RSUD SSMA Pontianak melakukan skrining kebugaran dan keseimbangan dalam kegiatan “Melangkah untuk Sehat”.

3 Juta Warga Terpapar Kabut Asap, Kemenkes Imbau Pakai Masker

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Sekitar 3 juta warga...

Kabut asap akibat karhutla melanda wilayah terdampak dan mengancam kesehatan masyarakat. (Foto: x.com/vier4x4)

Cegah Penularan TBC dengan Deteksi Dini dan Pengobatan Sampai Tuntas

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Deteksi dini dan pengobatan...

Ns. Rifda Angelina Wulandari memberikan edukasi pencegahan penularan TBC di RSUD SSMA Pontianak.

Peringati HUT ke-38, Normah Medical Specialist Centre Luncurkan Promo Medical Check Up

BERIKABARNEWS l KUCHING – Dalam rangka memperingati hari...

Normah Medical Specialist Centre meluncurkan promo medical check up dengan diskon RM38 selama Agustus 2026 dalam rangka peringatan HUT ke-38.

berita terkini