Wagub Krisantus: Kompetensi Jadi Senjata Utama di Era Globalisasi

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan membuka Seminar Nasional Pekan Gawai Dayak ke-40 di Rumah Radakng Pontianak, (19/5/2026).

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam menghadapi era globalisasi. Hal itu disampaikannya saat membuka Seminar Nasional Pekan Gawai Dayak (PGD) ke-40 di Rumah Radakng, Selasa (19/5/2026).

Seminar nasional bertema pemberdayaan masyarakat adat di era globalisasi tersebut menjadi wadah diskusi untuk memperkuat peran strategis masyarakat adat dalam mendukung pembangunan daerah di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.

Dalam sambutannya, Krisantus menekankan bahwa generasi muda Dayak harus menjadikan pendidikan dan penguasaan ilmu pengetahuan sebagai prioritas utama. Menurutnya, daya saing suatu daerah saat ini sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga identitas budaya di tengah arus modernisasi. Menurutnya, generasi muda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur budaya daerah.

“Senjata utama di era globalisasi ini bukan mandau, tetapi isi otak dan kompetensi,” tegas Krisantus di hadapan peserta seminar.

Baca Juga : Buka Rakerda HIPMI, Gubernur Ria Norsan Ajak Pengusaha Muda Kalbar Miliki Mental Baja

Selain membahas penguatan kualitas generasi muda, seminar tersebut juga mengangkat sejumlah isu strategis terkait pengelolaan sumber daya alam dan pembangunan daerah.

Wakil gubernur menyoroti pentingnya penguatan regulasi pengelolaan sumber daya alam agar manfaatnya dapat dirasakan lebih besar oleh masyarakat lokal.

Ia juga mendorong tata kelola pertambangan yang lebih transparan dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.

Baca Juga : Hadiri Pekan Gawai Dayak ke-40, Wagub Kalbar Ajak Jaga Budaya dan Persaudaraan

Pembahasan lain dalam seminar turut mencakup optimalisasi dana bagi hasil (DBH) sumber daya alam untuk mempercepat pembangunan infrastruktur daerah, pengembangan Pelabuhan Kijing sebagai gerbang ekspor-impor, hingga pemanfaatan Sungai Kapuas sebagai jalur transportasi logistik yang efisien.

Melalui seminar nasional ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap lahir berbagai rekomendasi dari akademisi, tokoh adat, dan praktisi yang dapat menjadi bahan penyusunan kebijakan pembangunan daerah ke depan.*

Asap Masih Mengepul, Prabowo Turun ke Lokasi Karhutla Kubu Raya

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Presiden RI Prabowo...

Presiden Prabowo Subianto bersama Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meninjau lokasi karhutla di Jalan Angkasapura, Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya.

Ria Norsan Dampingi Prabowo Tinjau Karhutla, Penanganan Kalbar Dipercepat

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Gubernur Kalimantan Barat...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan di Jalan Angkasapura, Kabupaten Kubu Raya.

PLB Temajuk Direaktivasi, Kalbar Dorong Perbatasan Jadi Magnet Ekonomi Baru

BERIKABARNEWS l SAMBAS – Pos Lintas Batas (PLB)...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan menghadiri reaktivasi PLB Temajuk yang terhubung dengan Telok Melano, Sarawak, Malaysia.

BBM Subsidi Nelayan Diperketat, Pemprov Kalbar Perkuat Pengawasan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Sekda Kalbar Harisson usai memimpin rapat koordinasi pengawasan penyaluran BBM subsidi bagi nelayan di Kantor Gubernur Kalbar.

Daud Yordan Siap Comeback! Back to Champion 2026 Digelar di Pontianak

BERIKABARNEWS l JAKARTA — Petinju kebanggaan Kalimantan Barat,...

Konferensi pers Back to Champion 2026 terkait comeback Daud Yordan di Pontianak pada 10 Oktober 2026.

Jelang Kejurnas Oktober, Karateka Kalbar Ikuti Gashuku dan Ujian DAN INKANAS

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ratusan karateka dari Kalimantan...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan membuka Gashuku dan Ujian DAN INKANAS Regional Zona 3 di Pontianak.

berita terkini