Kualitas Peserta MTQ Pontianak Ditargetkan Capai Standar Nasional

Penabuhan rebana serentak sebagai simbolis dimulainya gelaran MTQ ke-34 Tingkat Kota Pontianak.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menargetkan kualitas peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 Kota Pontianak mampu mencapai standar penilaian nasional. Ia berharap para qari dan qariah Kota Pontianak dapat meraih nilai tinggi sehingga mampu bersaing hingga tingkat nasional bahkan internasional.

Menurut Edi, Pontianak selama ini telah melahirkan sejumlah qari dan qariah berprestasi yang sukses mengharumkan nama daerah di berbagai ajang nasional maupun internasional. Prestasi tersebut dinilai sebagai bukti bahwa pembinaan berkelanjutan mampu melahirkan generasi Qurani yang unggul.

“Kalau bisa nilainya di atas 97, karena itu standar yang bisa bersaing di tingkat nasional. Kita ingin qari dan qariah Kota Pontianak mampu membawa nama harum tidak hanya di tingkat kota, tetapi juga provinsi, nasional, bahkan internasional,” ujarnya saat membuka MTQ ke-34 Kota Pontianak di Taman Alun Kapuas, Jumat (19/6/2026) malam.

Ia juga berpesan kepada dewan hakim dan pengawas agar tetap menjaga objektivitas dan kualitas penilaian selama perlombaan berlangsung. Menurutnya, penilaian yang berkualitas akan mendorong peningkatan kemampuan peserta secara berkelanjutan.

Parade para Kafilah dari enam kecamatan peserta MTQ ke-34 Kota Pontianak.
Parade para Kafilah dari enam kecamatan peserta MTQ ke-34 Kota Pontianak.

MTQ tingkat Kalimantan Barat yang akan digelar di Kayong Utara disebut menjadi salah satu tolok ukur penting bagi Kota Pontianak dalam mempersiapkan peserta terbaik.

“Bukan hanya mengejar juara umum, tetapi bagaimana kualitas peserta kita benar-benar mampu membawa nama harum Kota Pontianak dan Kalimantan Barat,” jelasnya.

Baca Juga : Festival 1000 Bakcang Pontianak, Wako Edi Dorong Bakcang Jadi Kuliner Khas

Selain menjadi ajang kompetisi, Edi menilai MTQ memiliki dampak luas dalam kehidupan sosial masyarakat. Kegiatan keagamaan seperti ini dinilai mampu memperkuat keimanan, ketakwaan, sekaligus menumbuhkan nilai kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.

Ia menekankan, berbagai persoalan sosial di Kota Pontianak tidak dapat diselesaikan pemerintah sendirian. Dukungan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi Islam, serta seluruh elemen warga sangat dibutuhkan untuk menciptakan kehidupan kota yang harmonis.

“Kita harus bersama-sama berkolaborasi dan bersinergi untuk menciptakan Kota Pontianak yang aman, damai, harmonis dan toleran,” ucapnya.

3. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberi ucapan selamat kepada seluruh Dewan Hakim yang akan bertugas menjadi juri dalam lomba MTQ ke-34 Tingkat Kota Pontianak.
3. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberi ucapan selamat kepada seluruh Dewan Hakim yang akan bertugas menjadi juri dalam lomba MTQ ke-34 Tingkat Kota Pontianak.

Wali Kota berharap gema MTQ tidak hanya terasa di arena perlombaan, tetapi juga mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai Al-Quran tidak cukup hanya dibaca dan dilantunkan, melainkan harus dipahami serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kita, MTQ ini bisa meningkatkan ukhuwah Islamiah dan tali silaturahmi. Yang paling penting, bagaimana Al-Quran menjadi pedoman hidup masyarakat Kota Pontianak,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia MTQ ke-34 Kota Pontianak, Yusnaldi, menjelaskan bahwa ajang tahun ini diikuti 269 peserta dari enam kecamatan se-Kota Pontianak.

Baca Juga : Terjunkan Eskavator Amfibi, Pemkot Pontianak Percepat Keruk Parit Atasi Banjir

Pelaksanaan MTQ berlangsung selama lima hari, mulai 19 hingga 23 Juni 2026. Kegiatan dipusatkan di beberapa lokasi, yakni mimbar utama Taman Alun Kapuas, Aula Lingkungan Kantor Wali Kota Pontianak, Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kota Pontianak, serta Masjid Al-Khalifah.

Sebanyak tujuh cabang lomba dipertandingkan dalam MTQ kali ini, meliputi Tilawah Al-Quran untuk kategori anak-anak, remaja, dewasa, dan tuna netra, Qiraat Sab’ah serta usia emas, Hifzil Quran, Syarhil Quran, Fahmil Quran, Khattil Quran, hingga Karya Tulis Ilmiah Hadis.

Pada cabang Hifzil Quran, kategori yang dilombakan mencakup 1 juz ma’at tilawah, 5 juz ma’at tilawah, 10 juz, 20 juz, 30 juz, serta Tartil Anak. Sementara cabang Khattil Quran mencakup kategori naskah, mushaf, dekorasi, kontemporer, dan digital.

Yusnaldi berharap penyelenggaraan MTQ ke-34 mampu mendorong tumbuhnya budaya literasi dan dakwah Qurani di tengah masyarakat sekaligus memperkuat karakter religius warga Pontianak.

“Melalui MTQ ini, kita ingin budaya literasi dan dakwah Qurani semakin tumbuh di masyarakat. Nilai-nilai Al-Quran diharapkan tidak hanya dibaca, tetapi juga dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.*

Pontianak Masuk 10 Besar Kota dengan Transformasi Digital Terbaik Nasional

BERIKABARNEWS l YOGYAKARTA – Kota Pontianak berhasil masuk...

Wamen Komdigi Nezar Patria menyerahkan penghargaan Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) Awards 2026 kepada Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Auditorium Sukadji Ranuwihardjo, Magister Manajemen FEB UGM, Yogyakarta, Kamis (5/11/2026).

PDAM Tirta Khatulistiwa Dorong SPAM Regional, Perkuat Kualitas Layanan Air Minum

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Perumda Air Minum Tirta...

Direktur Pelayanan PDAM Tirta Khatulistiwa, Muhammad Zulhiyardi memaparkan progres kinerja PDAM dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

Kelurahan Sungai Jawi Masuk Tiga Besar Kelurahan Berprestasi Nasional 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan dalam klarifikasi lapangan oleh tim penilai nasional kelurahan berprestasi yang berlangsung di Aula Muis Amin, Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Pontianak, Kamis (5/11/2026).

Bahasan Tekankan Belanja Daerah Pontianak Harus Tepat Sasaran

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan saat membuka Talkshow bertema "Akuntabilitas Belanja Daerah dalam Mewujudkan Good Governance" di Grand Anggrek Ballroom Hotel Ibis Pontianak, Kamis (5/11/2026).

BNN dan Keraton Kadriah Latih Warga Kawasan Rawan Narkoba Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Badan Narkotika Nasional Republik...

BNN RI dan Kesultanan Pontianak menggelar pelatihan usaha produktif bagi masyarakat Kampung Dalam Beting. (Foto: post.bhinnekanusantara.id)

1.000 Pelajar Pontianak Terima Bantuan Pendidikan dari Program Like Sedekah Baznas 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 1.000 pelajar di...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan bantuan tas dan perlengkapan sekolah kepada pelajar melalui program Like Sedekah Baznas 2026.

berita terkini