BERIKABARNEWS l JAKARTA – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam mendukung penguatan tata kelola perdagangan karbon di sektor kehutanan. Komitmen tersebut disampaikan usai menghadiri peresmian Indonesia Forestry Carbon Hub di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (6/7/2026).
Menurut Ria Norsan, kehadiran Indonesia Forestry Carbon Hub menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan perdagangan karbon nasional sekaligus membuka peluang bagi daerah yang memiliki potensi kawasan hutan, termasuk Kalimantan Barat.
Ria Norsan mengatakan perdagangan karbon tidak hanya menawarkan peluang ekonomi, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya mengurangi dampak perubahan iklim melalui pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
Ia menilai tata kelola yang semakin baik akan mendorong sektor kehutanan berperan lebih besar dalam mendukung pembangunan ekonomi hijau tanpa mengabaikan aspek pelestarian lingkungan.
“Kalimantan Barat siap mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat tata kelola perdagangan karbon, khususnya di sektor kehutanan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan baik dari sisi lingkungan maupun pembangunan daerah,” ujarnya.
Melalui mekanisme perdagangan karbon, kawasan hutan diharapkan mampu memberikan nilai ekonomi sekaligus tetap menjalankan fungsi ekologisnya sebagai penyerap emisi karbon.
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Singkawang, Progres Capai 80 Persen
Sebagai salah satu provinsi yang memiliki kawasan hutan cukup luas, Kalimantan Barat dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung implementasi perdagangan karbon nasional.
Ria Norsan berharap sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus diperkuat agar potensi tersebut dapat dikelola secara optimal dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan.
Menurutnya, pengelolaan hutan yang baik akan memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya bagi pelestarian lingkungan, tetapi juga bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga : Forprov II KORMI Kalbar Resmi Dibuka, Ria Norsan Tekankan Sportivitas dan Persatuan
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen mendukung berbagai kebijakan yang mendorong pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab.
Melalui penguatan tata kelola perdagangan karbon, pemerintah berharap tercipta sistem yang transparan, akuntabel, dan mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian hutan.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya Kalimantan Barat dalam mendukung target nasional pengurangan emisi gas rumah kaca serta mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada ekonomi hijau dan keberlanjutan lingkungan.*
