Operasi Gabungan di Kuching, Tiga WNI Diamankan Imigrasi Malaysia

Petugas Imigrasi Malaysia bersama aparat gabungan melakukan pemeriksaan dokumen dalam operasi pengawasan di sejumlah lokasi usaha di Kuching, Sarawak.

BERIKABARNEWS l KUCHING – Aparat penegak hukum Malaysia menggelar operasi gabungan di sejumlah lokasi usaha milik warga asing di Kota Kuching, Sarawak, Senin (13/7/2026). Dalam operasi tersebut, tiga warga negara Indonesia (WNI) diamankan karena diduga melanggar aturan keimigrasian Malaysia.

Operasi berlangsung dari pukul 08.00 hingga 13.00 waktu setempat dengan melibatkan 39 personel gabungan dari Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) Sarawak, Kementerian Perdagangan Dalam Negeri dan Biaya Hidup (KPDN) Sarawak, serta Divisi Investigasi Kriminal Kepolisian Daerah (IPD) Kuching.

Tim gabungan menyisir sejumlah kawasan strategis, antara lain Jalan Simpang Tiga, Jalan Pending, dan Jalan Haji Taha. Sebanyak lima lokasi usaha menjadi sasaran pemeriksaan dalam operasi tersebut.

Dari hasil pemeriksaan terhadap 32 orang, petugas menemukan dugaan pelanggaran keimigrasian yang melibatkan tiga WNI.

Mereka diduga menyalahgunakan izin tinggal berdasarkan Peraturan 11(7)(a) Peraturan Imigrasi 1963 serta melanggar Pasal 15(1)(c) Akta Imigrasi 1959/63 karena tinggal melebihi batas waktu yang diizinkan atau overstay.

Baca Juga : Polisi Kuching Bongkar Gudang Sabu Rp4,5 Miliar, Tiga WNI Ditangkap

Selain mengamankan tiga WNI, pihak Imigrasi Sarawak juga mengeluarkan dua surat panggilan kepada saksi untuk membantu proses penyelidikan lebih lanjut.

Tak hanya fokus pada pelanggaran keimigrasian, operasi gabungan tersebut juga menemukan sejumlah dugaan pelanggaran di sektor perdagangan.

KPDN Sarawak yang dipimpin langsung Direktur Matthew Dominic Barin mendapati adanya ketidakpatuhan terhadap Undang-Undang Pengendalian Harga dan Anti-Pencatutan 2011 serta Undang-Undang Pengendalian Pasokan 1961.

Baca Juga : WNI Diganjar 5 Bulan Penjara di Kuching usai Tawarkan Layanan Seks

Selama kegiatan berlangsung, personel Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM) turut melakukan pengamanan guna memastikan situasi tetap kondusif dan proses pemeriksaan berjalan lancar.

Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) Sarawak menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi yang terlibat dalam operasi tersebut.

Sinergi lintas lembaga dinilai penting untuk memperkuat pengawasan, menjaga keamanan nasional, serta menindak berbagai pelanggaran hukum, baik di bidang keimigrasian maupun perdagangan.*

63 WNI Ditangkap di Kuching, Imigresen Temukan Dugaan Online Scam

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 63 warga negara...

Operasi Imigresen Sarawak di Kuching menindak 63 WNI terkait pelanggaran izin tinggal dan dugaan penipuan online pada 15–16 Oktober 2026. (Foto: JIM Sarawak)

Lewat Tebedu–Entikong, 49 WNI Dideportasi dari Sarawak

BERIKABARNEWS l SERIAN – Sebanyak 49 warga negara...

Proses pemulangan 49 WNI yang dideportasi dari Sarawak melalui perbatasan Tebedu–Entikong, Kalimantan Barat. (Foto: JIM Sarawak)

Penyelundupan Rokok ke Indonesia Digagalkan di Serikin

BERIKABARNEWS l SERIKIN – Tentara Darat Malaysia (TDM)...

Tentara Darat Malaysia menyita ribuan slop rokok merek ERA dan mobil Isuzu D-Max dalam operasi pencegahan penyelundupan di Serikin. (Foto: Divisyen Pertama Infantri Malaysia)

Operasi Imigrasi di Sarawak, 29 WNI Ditangkap

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 29 warga negara...

Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) Sarawak mengamankan 29 WNI dan satu warga negara Thailand dalam operasi penertiban keimigrasian di Kuching dan Lundu pada 12–13 Oktober 2026. (Foto: JIM Sarawak)

JIM Sarawak Pindahkan 59 WNI dari Semuja ke Perbatasan Tebedu

BERIKABARNEWS l SERIAN – Jabatan Imigresen Malaysia (JIM)...

JIM Sarawak mengawal 59 WNI dari Depo Imigrasi Semuja menuju ICQS Tebedu untuk proses pemulangan ke Indonesia. (Foto: JIM Sarawak)

75 WNI Ditangkap Imigrasi Malaysia dalam Operasi di Kuching

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 75 Warga Negara...

Petugas JIM Sarawak melakukan pemeriksaan terhadap WNI dalam operasi imigrasi di Kuching, Malaysia. (Foto: JIM Sarawak)

berita terkini