Edi Kamtono: Pemerintahan Berintegritas Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat membuka Sosialisasi Antikorupsi Pemerintah Kota Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (6/8/2026).

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan bahwa pemerintahan yang berintegritas menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerataan pembangunan, serta kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Hal itu disampaikannya saat membuka Sosialisasi Antikorupsi Pemerintah Kota Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (6/8/2026).

Menurut Edi, korupsi bukan sekadar persoalan hukum, tetapi juga menyangkut moral, tata kelola pemerintahan, dan pelayanan kepada masyarakat. Penyalahgunaan kewenangan dinilai dapat merugikan keuangan negara sekaligus menghambat hak masyarakat memperoleh pelayanan yang adil.

“Korupsi menimbulkan ketidakadilan dalam pelayanan publik dan distribusi sumber daya, sehingga hak masyarakat tidak terpenuhi secara merata,” ujarnya.

Sosialisasi Antikorupsi Pemerintah Kota Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (6/8/2026).
Sosialisasi Antikorupsi Pemerintah Kota Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (6/8/2026).

Edi menjelaskan, dampak korupsi tidak hanya dirasakan pada sektor pemerintahan, tetapi juga memengaruhi pertumbuhan ekonomi. Penyalahgunaan anggaran dapat menurunkan kepercayaan investor sehingga berdampak pada pembangunan dan penciptaan lapangan kerja.

Dari sisi sosial dan politik, praktik korupsi juga menggerus kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan lembaga negara. Padahal, kepercayaan publik merupakan modal penting dalam mendukung pembangunan.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal penting pemerintahan. Karena itu, setiap aparatur harus menjaga integritas dalam menjalankan tugas dan pelayanan,” katanya.

Ia menambahkan, korupsi dapat dipicu oleh faktor internal seperti sifat tamak, lemahnya moral dan integritas, serta gaya hidup konsumtif. Sementara faktor eksternal meliputi lemahnya pengawasan, budaya permisif, dan tata kelola yang belum optimal.

Baca Juga : Pemkot Pontianak Siapkan Tiga Strategi Percepat Penanggulangan Kemiskinan

Untuk mencegah korupsi, Edi menilai pendidikan karakter harus diperkuat sejak dini dengan menanamkan nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan integritas di lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, hingga masyarakat.

Selain upaya pencegahan, ia menegaskan pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku korupsi agar memberikan efek jera dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum.

Edi juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam mengawasi penyelenggaraan pemerintahan guna menciptakan tata kelola yang transparan dan bebas dari praktik korupsi.

“Masyarakat memiliki peran penting melalui pengawasan partisipatif dan penerapan budaya integritas dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Baca Juga : Layanan Samsat GOKATAN Diperpanjang Jadi Tiga Hari

Dalam kesempatan itu, Edi mengungkapkan capaian positif Pemerintah Kota Pontianak pada Survei Penilaian Integritas (SPI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Nilai SPI Kota Pontianak meningkat dari 77,72 pada 2024 menjadi 77,92 pada 2025.

Capaian tersebut menempatkan Pontianak sebagai kota dengan tingkat integritas tertinggi di Pulau Kalimantan, sekaligus melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 71.

Menurut Edi, hasil tersebut menunjukkan tata kelola pemerintahan Kota Pontianak berada di jalur yang tepat. Meski demikian, ia mengingatkan agar seluruh aparatur tetap menjaga komitmen dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan melayani,” tutupnya.*

Pemkot Pontianak Siapkan Tiga Strategi Percepat Penanggulangan Kemiskinan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak menyiapkan...

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan memimpin Rapat Koordinasi TKPKD Kota Pontianak di Aula Rohana Muthalib, Bapperida Pontianak, Kamis (6/8/2026).

Ario Sabrang Kembali Pimpin Rumpon, Perkuat Kolaborasi Komunitas

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ario Sabrang kembali dipercaya...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengukuhkan Ario Sabrang dan pengurus Rumah Komunitas Pontianak (Rumpon) periode 2026–2029.

Layanan Samsat GOKATAN Diperpanjang Jadi Tiga Hari

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak bersama...

Warga antusias mengikuti Sosialisasi Digitalisasi Pajak Daerah di Aula Kecamatan Pontianak Utara, Rabu (5/8/2026).

Wali Kota Edi Ajak Komunitas Berkolaborasi Wujudkan Pembangunan Kota Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak membuka...

Wali Kota Pontianak saat berdiskusi dengan komunitas dalam agenda Pontianak Memanggil Komunitas di Aula Rohana Muthalib Bapperida Pontianak, Selasa (4/8/2026).

Kelurahan Sungai Jawi Juara Lomba Kelurahan Tingkat Kalbar Berkat Inovasi Pelayanan Digital

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan berfoto bersama para lurah pemenang Lomba Kelurahan tingkat Kota Pontianak tahun 2026 di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (4/8/2026).

Wawako Bahasan Lepas 35 ASN Purna Tugas, Pengabdian Dinilai Tak Berakhir Saat Pensiun

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Wali Kota (Wawako)...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyerahkan sertifikat dan cinderamata kepada para purna tugas ASN di Aula Sultan Syarif Abdurrahman Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (4/8/2026).

berita terkini