Emas Rp63 Miliar Diselundupkan Lewat Bandara Soetta

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama jajaran Bea Cukai saat mengungkap kasus penyelundupan emas di Bandara Soekarno-Hatta.

BERIKABARNEWS l TANGERANG – Upaya penyelundupan emas senilai sekitar Rp63 miliar melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta berhasil digagalkan petugas gabungan Bea Cukai dan Aviation Security (Avsec).

Dalam dua penindakan pada 10 dan 11 Agustus 2026, petugas mengamankan total 23,793 kilogram emas batangan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Pengungkapan kasus tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Mako Bea Cukai Bandara Soetta, Kamis (13/8/2026).

Kasus pertama terungkap pada Senin (10/8/2026) setelah petugas memeriksa seorang penumpang warga negara China di Terminal 3 Keberangkatan.

Petugas menemukan emas berbentuk silinder yang disembunyikan di dalam tas hand carry dan pakaian dalam yang telah dimodifikasi. Pelaku juga menggunakan modus inserter di area sensitif tubuh.

Pengembangan melalui analisis Passenger Analysis Unit (PAU) kemudian mengarah pada pengamanan tujuh penumpang yang diduga terafiliasi. Mereka diketahui hendak terbang menuju Hong Kong menggunakan penerbangan CX798 dan GA860.

Baca Juga : 1,3 Ton Ketamin Hasil Pengungkapan Jaringan Internasional Dimusnahkan

Dari penindakan pertama, petugas menyita 41 keping emas dengan berat 17,436 kilogram. Emas tersebut berkadar 24 karat atau Au 99,99 persen dengan estimasi nilai mencapai Rp46 miliar.

Kasus tersebut diduga melanggar Pasal 102A huruf a Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan.

Kurang dari 24 jam setelah penindakan pertama, petugas kembali menggagalkan penyelundupan emas pada Selasa (11/8/2026).

Dalam kasus ini, seorang oknum staf ground handling diduga memanfaatkan akses jalur khusus karyawan atau loading dock. Emas tersebut rencananya diserahkan kepada calon penumpang tujuan Dubai yang menggunakan penerbangan EK357.

Petugas mengamankan tujuh keping emas cast bar dengan berat total 6,357 kilogram dan nilai sekitar Rp17 miliar.

Emas ditemukan di dalam tas ransel dan koper kabin tanpa dilengkapi dokumen kepabeanan.

Baca Juga : BMKG Peringatkan Musim Kemarau, Asap Karhutla Terdeteksi di Kalimantan dan Sumatera

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pengungkapan kasus akan dikembangkan untuk mengetahui asal emas, pihak penerima, hingga pihak lain yang terlibat.

“Setiap temuan harus dikembangkan, tidak berhenti pada siapa yang membawa barang, tetapi juga dari mana barang berasal, kepada siapa akan diserahkan, dan siapa saja yang terlibat,” tegas Purbaya.

Untuk mengusut jaringan tersebut, Bea Cukai Soekarno-Hatta berkoordinasi dengan Bareskrim Polri dan Ditjen Gakkum Kementerian ESDM.

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat bahwa membawa emas ke luar negeri wajib dilaporkan dan mengikuti ketentuan PMK Nomor 203/PMK.04/2017 sebagaimana diubah melalui PMK Nomor 34 Tahun 2025, serta PMK Nomor 80 Tahun 2025 terkait kewajiban Bea Keluar.*

1,3 Ton Ketamin Hasil Pengungkapan Jaringan Internasional Dimusnahkan

BERIKABARNEWS l BATAM – Tim gabungan Bea Cukai,...

Tim gabungan memusnahkan 1,3 ton ketamin hasil pengungkapan jaringan internasional di Batam.

BMKG Peringatkan Musim Kemarau, Asap Karhutla Terdeteksi di Kalimantan dan Sumatera

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan...

Ilustrasi - Asap karhutla terdeteksi di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sumatera.

PB IDI Buka Suara soal Perundungan Pasien BPJS oleh Oknum Nakes

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pengurus Besar Ikatan Dokter...

PB IDI buka suara soal perundungan pasien BPJS Yurizal Tri Chaerawan oleh oknum nakes.

Perang Melawan Judi Online, OJK Bekukan 36.735 Rekening Terindikasi

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK)...

OJK membekukan 36.735 rekening terindikasi judi online.

WN Malaysia Gagal Selundupkan Narkoba Rp2,9 Miliar Lewat Bandara Juanda

BERIKABARNEWS l SIDOARJO – Upaya penyelundupan narkotika senilai...

Petugas gabungan memperlihatkan barang bukti sabu-sabu dan pil ekstasi yang disita dari seorang WN Malaysia di Bandara Internasional Juanda.

KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sapudi, 231 Selamat dan 5 Meninggal Dunia

BERIKABARNEWS l SURABAYA – Tim SAR gabungan berhasil...

Tim SAR gabungan melakukan evakuasi korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep.

berita terkini