BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menyiapkan sejumlah sumber air alternatif untuk menghadapi peningkatan kebutuhan air bersih selama musim kemarau.
Salah satu sumber air yang disiapkan adalah Waduk Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Patria Jaya, Jalan Adisucipto, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan air dari Waduk TMP telah menjalani uji laboratorium dan dinyatakan aman dimanfaatkan masyarakat setelah melalui proses pengolahan atau water treatment.
Untuk mengantisipasi kemungkinan krisis air akibat kemarau panjang, Pemkab Kubu Raya bekerja sama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I melakukan pendalaman waduk.
Proses tersebut dilakukan menggunakan alat berat ekskavator agar kapasitas dan ketersediaan air di waduk dapat dioptimalkan.
Baca Juga : Karhutla 4 Hektare di Kubu Raya Masih Didinginkan Petugas
Pemkab Kubu Raya juga menyiagakan unit pengolahan air bergerak atau mobile water treatment unit. Peralatan tersebut digunakan untuk mengolah air waduk sebelum disalurkan kepada masyarakat.
Selain Waduk TMP, pemerintah daerah menyiapkan sumber air lainnya agar pasokan air bersih tidak bergantung pada satu lokasi.
Dua waduk di kawasan Pasgat dan satu lokasi di wilayah Hose turut disiapkan sebagai sumber air alternatif.
Meski demikian, Sujiwo memastikan ketersediaan air minum di Kubu Raya saat ini masih aman. Penyiapan sejumlah waduk tersebut merupakan langkah antisipasi apabila kemarau berlangsung lebih panjang dan kebutuhan air meningkat.
Baca Juga : Karhutla di Sungai Asam Kubu Raya Ditangani, Tim Gabungan Lakukan Penyekatan
Sujiwo mengimbau masyarakat tidak panik menghadapi kondisi kemarau. Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga masyarakat, bergotong royong menjaga ketersediaan air bersih.
“Jangan sampai terjadi tragedi kemanusiaan karena masyarakat tidak mendapatkan air minum dan air bersih,” tegas Sujiwo, Minggu (13/9/2026).
Menurutnya, kesiapan sumber air menjadi bagian penting dalam menghadapi dampak musim kemarau.
Upaya tersebut juga dilakukan bersamaan dengan peningkatan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi meningkat selama musim kemarau.
Pemkab Kubu Raya berharap kesiapan sumber air dan penguatan pencegahan karhutla dapat membantu masyarakat menghadapi musim kemarau dengan lebih aman.*
